Friday, January 28, 2022
Home Nasional Jadi mobil pertama Presiden Jokowi, Suzuki Jimny kebanjiran peminat di GIIAS 2018

Jadi mobil pertama Presiden Jokowi, Suzuki Jimny kebanjiran peminat di GIIAS 2018

Mobil Suzuki Jimny, tengah jadi perhatian pengunjung GIIAS 2018. Sebab, mobil ini berhasil membuat Presiden Jokowi bernostalgia. Ketika mengunjungi booth dan melihat mobil dengan konsep off-roader imut ini, Presiden Jokowi sempat terkenang akan mobil pertamanya.

“Iya kemarin, katanya dulu (Presiden Jokowi) punya mobil seperti ini,” ungkap Tim Survey Suzuki, Ayu saat ditemui Merdeka.com, di ICE BSD, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (3/8).

Pantauan merdeka.com memang sebagian besar pengunjung di booth Suzuki, berpusat di tempat mobil ini berada. Ada yang masuk dan mencoba kenyamanan interior mobil. Ada pula yang hanya datang untuk berswafoto bersama keluarga.

Ayu mengakui bahwa pengunjung dan peminat mobil ini meningkat pesat setelah dikunjungi oleh Mantan Walikota Solo itu. “Kalau dibandingkan, setelah dikunjungi Pak Presiden, naik pengunjung, peminatnya. Jadi lebih antusias sih. Bisa 2 sampai 3 kali lipat,” jelas dia.

Ayu menjelaskan, untuk saat ini Suzuki Jimny belum dipasarkan. Terakhir, pada 2017, pihak Suzuki hanya memproduksi secara terbatas, yakni 88 unit dengan harga Rp 285 juta tiap unit.

Di gelaran GIIAS 2018 ini, Suzuki Jimny hanya dipamerkan untuk dilihat minat dari masyarakat. Selain itu, tim survei juga menyerap usul saran dari masyarakat untuk penentuan harga.

“Harga belum ya. Ini kita lagi survei. Kalau yang belum tahu, mintanya Rp 175 juta sampai Rp 200 juta. Kalau yang sudah tahu mobil ini dari yang kemarin, Rp 250 juta sampai Rp 300 juta. Kebanyakan penggunjung usulnya begitu Rp 250 juta sampai Rp 300 juta,” katanya.

Sementara itu Sales Marketing Booth Suzuki, Bagus mengatakan dalam rencana mobil ini bakal dipasarkan pada 2019. “Harga untuk OTR belum ditentukan, baru estimasi saja sekitar Rp 300 juta ke bawah,” jelas Bagus.

Oleh karena itu, Bagus menambahkan bahwa mobil memang sengaja dipamerkan di GIIAS 2018 hanya untuk melihat respon masyarakat. “Kalau brosurnya ada. Hanya harga memang belum ditentukan. Memang karena ini baru keluar kan,” tandasnya.

[bim]

 

 

Sumber : Merdeka.com

Most Popular

Recent Comments