Friday, September 24, 2021
Home Nasional Jangan Biarkan Provokasi di Negeri Ini Terus Berlanjut

Jangan Biarkan Provokasi di Negeri Ini Terus Berlanjut

Ketua Komisi III DPR RI Bambang Soesatyo mengatakan Polri dan Badan Intelijen Negara (BIN) harus menanggapi dengan serius perihal berkembangnya berita bohong atau hoax yang dapat memprovokasi dan mengadu domba antarkelompok masyarakat.

“Mengacu pada keberagaman masyarakat, aksi para provokator ini harus segera dihentikan karena sangat berbahaya. Polri dan Badan Intelijen Negara (BIN) perlu memberi tanggapan sangat serius untuk menghindari kemungkinan terburuk,” ujar Bamsoet melalui siaran pers yang diterima Jitunews.com, Senin (22/5).

Pria yang akrab disapa Bamsoet ini mengatakan bahwa Polri dan BIN dituntut mampu mendeteksi aksi para provokator. Dimana Kemampuan Polri dan BIN mendeteksi aktivitas provokator menyebarkan hoax perlu dibuktikan dan ditunjukan agar tumbuh efek jera.

“Dan, jika bukti-buktinya sudah mencukupi, para provokator itu harus dihadapkan pada proses hukum dengan ancaman sanksi hukum semaksimal mungkin,”

Menurutnya upaya yang dilakukan oleh para provokator dalam mengadu domba antarkelompok masyarakat tampak sangat jelas akhir-akhir ini, terbaru di Pontianak, Kalimantan Barat, pada Sabtu (20/5) pekan lalu.

“Sepanjang hari itu, beredar video yang menggambarkan kerusuhan terjadi di Pontianak. Memang, hari itu, dua kelompok masyarakat sedang melakukan kegiatan di ruang publik pada waktu yang sama di lokasi berbeda. Sekumpulan warga Bela Ulama 205 melakukan kegiatan long march pada pukul 13.00, dan warga Dayak melakukan pawai kendaraan hias pada pukul 14.00 WIB, diikuti seluruh perwakilan kabupaten di Kalbar,”

Namun, didalam aksi yang berjalan damai ini, beredar di media sosial sejumlah video yang memuat informasi tentang terjadinya bentrokan antara dua kelompok itu di Pontianak. Kepolisian setempat pun harus buru-buru memastikan video-video itu hoax. Dimana penyebaran video hoax itu jelas-jelas merupakan pekerjaan atau ulah provokator. Tujuannya adalah mengadu domba antarkelompok masyarakat.

“Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, Polri dan intelijen negara harus merespon ulah para provokator itu. Hal ini harus ditanggapi dengan sangat serius. Bagaimana pun, harus diakui bahwa situasi saat ini belum terlalu kondusif. Fakta keberagaman atau kebhinekaan masyarakat kita sedang menghadapi ujian. Dalam situasi yang demikian, Polri dan intelijen negara harus responsif. Aksi para provokator harus segera dihentikan,” tutupnya.

 

Sumber : Jangan Biarkan Provokasi di Negeri Ini Terus Berlanjut
Jangan Biarkan Provokasi di Negeri Ini Terus Berlanjut
Jitunews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments