Saturday, July 31, 2021
Home Nasional JMMJ ke KPK Jangan Jadi Perpanjangan Tangan Kepentingan Politik

JMMJ ke KPK Jangan Jadi Perpanjangan Tangan Kepentingan Politik

Jaringan Muda Muslim Jayakarta (JMMJ) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak terpengaruh pada kontestasi politik dan menolak adanya politisasi KPK.

Tuntutan ini disampaikan secara langsung oleh JMMJ saat melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung KPK, Jakarta, Senin (25/6).

“KPK sebagai institusi hukum negara, harus menjadi alat negara yang netral dari kepentingan politik. Jangan jadi perpanjangan tangan kepentingan politik tertentu,” ujar Koordinator aksi, Andi didepan ratusan massa JMMJ.

Andi menegaskan bahwa aksi ini adalah bentuk keprihatinan banyaknya pihak-pihak yang ingin memanfaatkan KPK untuk kepentingan Pilkada 2018.

“Saya tak usah sebut siapa yang memanfaatkannya karena publik sudah tahu semua. Ini adalah bentuk keprihatinan adanya pihak-pihak yang ingin memanfaatkan KPK untuk kepentingan Pilkada dan meraih kekuasaan dengan menghalalkan segala cara,” tuturnya.

Andi berharap KPK tetap on the track yakni independen dan mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga tegaknya marwah pemberantasan korupsi di Indonesia.

Andi menjelaskan bahwa JMMJ ingin mengingatkan kepada pimpinan KPK agar tidak terkena bujuk rayu pihak-pihak yang ingin meraih kekuasaan sesaat yang akan bertarung di pesta akbar lima tahunan ini.

“KPK jangan melakukan manuver politik jelang Pilkada serentak 2018. Penegakan hukum dan pemberantasan korupsi harus bisa berjalan dengan netral dan tidak berpihak pada siapapun,” imbuhnya.

Selain itu, kata Andi, JMMJ juga tidak menghendaki jika KPK menjadi lembaga pesanan parpol alias ‘bumper’ bagi kepentingan politik saat ini.

Menurutnya, hal tersebut bisa menyandera KPK untuk alat tawar politik demi kepentingan jaringan gelap sehingga memuluskan hajatnya tanpa halangan.

“Kami tegaskan KPK harus netral, jangan jadi bumper bagi kepentingan politik,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Koordinator massa Front Pemerhati Indonesia (FPI) Muhammad Ali mendesak KPK untuk tidak bermain api didalam pusaran Pilkada kali ini.

Dia menilai saat ini ada segelintir pendukung paslon Gubernur yang melakukan aksi black campaign di masa tenang. Menurutnya hal tersebut sangat disesalkan, seharusnya di masa tenang harus menjaga menjaga kondusifitas suasana, bukan malah menciderai demokrasi dengan melakukan Black campaign.

“Hari ini ada kelompok massa tergabung dalam Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) menjadi demo diduga pesanan paslon Gubernur Jateng Sudirman Said. Ini adalah aksi black campaign karena sudah memasuki masa tenang,” tutup Muhammad Ali.

 

Sumber : JMMJ ke KPK: Jangan Jadi Perpanjangan Tangan Kepentingan Politik
JMMJ ke KPK: Jangan Jadi Perpanjangan Tangan Kepentingan Politik
Jitunews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments