Tuesday, March 9, 2021
Home DKI Jakarta Jokowi Bahas Tentang Rencana Pemerintah Melarang Mudik Lebaran Tahun ini

Jokowi Bahas Tentang Rencana Pemerintah Melarang Mudik Lebaran Tahun ini

Ket gbr: Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahas mudik lebaran.

Harmoni Media — Sebentar lagi umat muslim Indonesia akan memasuki bulan Ramadhan. Apakah mudik lebaran 2021 akan kembali dilarang seperti tahun lalu untuk mencegah kenaikan kasus positif Covid-19. Sejauh ini, pemerintah masih membahas model aturan pelarangan mudik 2021.

Seperti diketahui, upaya lain untuk mencegah kenaikan kasus Covid-19, saat ini pemerintah memperpanjang PPKM mikro mulai 23 Februari hingga 8 Maret 2021 mendatang.

Bahkan pemerintah kembali berencana mengatur mudik Lebaran 2021. Tahun lalu, yakni melakukan pelarangan mudik lebaran demi membatasi mobilisasi orang dan meminimalisasi penularan Virus Corona (Covid-19).

“Mengenai mudik ini masih dibicarakan antar Menko (Menteri Koordinator), apakah seperti tahun lalu, tetapi dari 4 kali kita memiliki libur panjang long weekend kemarin semuanya naik lebih dari 40 persen,” ujar Presiden Joko Widodo (Jokowi), Sabtu (20/2).

Disampaikan Jokowi, pemerintah tidak ingin mengulangi adanya lonjakan kasus positif Covid-19 usai liburan panjang atau long weekend.

“Ini yang terakhir belum keliatan, tapi yang dulu (libur) Tahun Baru dan sebelumnya itu lebih dari 40 persen saya udah ngomong jangan diulangi lagi, kita udah 4 kali mengalami kalau diulang lagi kebangetan kita. Hanya mudiknya seperti apa itu belum bisa saya sampaikan mengenai mudik,” ujar Jokowi.

Sebelumnya, soal mudik lebaran 2021, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo sudah mengusulkan pemotongan hari libur. Dia mengusulkan masa libur Idul Fitri tahun ini diusulkan tanpa tambahan cuti bersama.

Sementara Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin tidak menganjurkan masyarakat untuk mudik dan bepergian saat libur Lebaran tahun ini demi menekan penularan virus corona (Covid-19) yang masih tinggi.

Budi mengimbau agar masyarakat Indonesia merayakan Hari Idul Fitri yang jatuh sekitar tanggal 13 Mei itu dengan tetap berada di rumah saja.

“Terlihat tren setiap kali libur panjang dengan mobilitas tinggi itu rata-rata kasus positif naik 30-40 persen. Kita melihat lebaran tahun lalu seperti itu, libur Natal dan Tahun Baru juga dampaknya sangat tinggi,” kata Budi.

“Nah liburan panjang besar berikutnya adalah libur Lebaran. Ini tolong diimbau agar kalau bisa lakukan terbatas saja, di rumah saja. Karena itu tadi jangan sampai yang sudah dilakukan bagus sekarang harus kita ulang lagi karena ada kenaikan kasus positif lagi,” paparnya menambahkan.

Berkaca dari libur Tahun Baru Imlek kemarin, Budi berkata mobilitas masyarakat tidak terlalu tinggi. Ia berharap hal itu bisa menekan jumlah penularan corona ke depannya.

“Kita bersyukur Imlek kemarin mobilitas tidak naik terlalu tinggi. Nanti kita lihat dalam dua pekan ke depan dampaknya seperti apa tapi Insyaallah (kasus penularan corona) tidak tinggi,” kata Budi.

Dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Nomor 642 Tahun 2020 dan Nomor 4 Tahun 2020 tentang hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2021 disebutkan libur dan cuti bersama 2021 sebagai berikut:

Hari libur nasional 2021

1. Jumat, 1 Januari: Tahun Baru 2021 Masehi

2. Jumat, 12 Februari: Tahun Baru Imlek 2572 Kongzili

3. Kamis, 11 Maret: Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW

4. Minggu, 14 Maret: Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1943

5. Jumat, 2 April: Wafat Isa Al Masih

6. Sabtu, 1 Mei: Hari Buruh Internasional

7. Kamis, 13 Mei: Kenaikan Isa Al Masih sekaligus Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah

8. Jumat, 14 Mei: Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah

9. Rabu, 26 Mei: Hari Raya Waisak 2565

10. Selasa, 1 Juni: Hari Lahir Pancasila

11. Selasa, 20 Juli: Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah

12. Selasa, 10 Agustus: Tahun Baru Islam 1443 Hijriah

13. Selasa, 17 Agustus: Hari Kemerdekaan Republik Indonesia

14. Selasa, 19 Oktober: Maulid Nabi Muhammad SAW

15. Sabtu, 25 Desember: Hari Raya Natal

Cuti bersama

1. Jumat, 12 Maret: Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW

2. Rabu, 12 Mei: Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah

3. Senin, 17 Mei: Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah

4. Selasa, 18 Mei: Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah

5. Rabu, 19 Mei: Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah

6. Jumat, 24 Desember: Hari Raya Natal

7. Senin, 27 Desember: Hari Raya Natal

Red

Most Popular

Recent Comments