Saturday, October 16, 2021
Home Nasional Kalau Polisi Pakai Cara Provokatif, Kemungkinan Besar Pendukung Habib Rizieq Akan...

Kalau Polisi Pakai Cara Provokatif, Kemungkinan Besar Pendukung Habib Rizieq Akan…

Ketua Badan Hukum FPI, Sugito Atmo Pawiro, meminta Kepolisian untuk tidak langsung menangkap Habib Rizieq Shihab, jika pentolan FPI itu pulang ke Indonesia. Pasalnya, kata Sugito, hal tersebut bisa memicu suasana tidak kondusif.

“Polisi tidak boleh memaksakan kehendak terus, tidak langsung jemput di pesawat. Karena kalau dengan cara-cara yang provokatif, kemungkinan besar pendukung Habib Rizieq tidak terima dan itu malah membuat suasana tidak kondusif,” tutur Sugito saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (20/6).

Lebih lanjut, Sugito berpendapat, seharusnya polisi menghentikan kasus ini karena alat bukti yang lemah dari segi hukum. Terlebih, kata Sugito, polisi tidak transparan dalam mengungkap pelaku penyebar blog baladacintarizieq.

“Tolonglah polisi profesional. Kalau memang bukti lemah kan tidak usah dilanjutkan,” kata Sugito.

“Jadi kalau lemah dari bukti, polisi jangan mau menang sendiri lah. Kan malah sebenarnya kalau elok itu kan tidak dilanjutkan. Kan semua orang tahu siapa yang upload kan jelas, bukti dan kongkrit,” tambahnya.

Ia melanjutkan, jika polisi tidak bisa menunjukkan siapa yang mengupload chat mesum itu, kata dia, maka masyarakat bakal menilai cara kerja polisi yang tidak baik dan tidak profesional.

Pada kesempatan berbeda, kuasa hukum Rizieq lainnya, Kapitra Ampera, juga mendesak agar polisi menghentikan kasus ini karena alat bukti yang diperoleh polisi tidak sah berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi nomor 20/PUU/2016.

“Kami juga berharap penundaan itu awal dari suatu kebaikan agar kasus ini dapat dihentikan,” kata Kapitra.

 

Sumber : Kalau Polisi Pakai Cara Provokatif, Kemungkinan Besar Pendukung Habib Rizieq Akan…
Kalau Polisi Pakai Cara Provokatif, Kemungkinan Besar Pendukung Habib Rizieq Akan…
Jitunews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments