Kantor Berita Turki di Jalur Gaza Dihantam Roket israel, Presiden Erdogan Murka

0
35

Kantor berita Turki di Jalur Gaza dihantam roket Israel pada Sabtu (4/5) malam. Peristiwa itu terjadi di tengah aksi balas-membalas ratusan serangan roket antara militan Gaza dengan tentara Israel sepanjang akhir pekan ini.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu mengutuk keras aksi Israel.

“Kami mengutuk keras serangan Israel terhadap kantor Anadolu Agency di Gaza,” kata Erdogan di Twitter, seperti dikutip dari Anadolu, Minggu (5/5).

“Turki dan Anadolu Agency akan terus memberitakan kepada dunia tentang terorisme dan kekejaman Israel di Gaza dan bagian lain Palestina meskipun ada serangan semacam itu,” tulisnya.

Menlu Cavusoglu menambahkan: “Penargetan kantor Anadolu Agency adalah contoh baru dari agresi Israel yang tidak terkendali.”

“Kekerasan Israel terhadap orang tak bersalah tanpa perbedaan adalah kejahatan terhadap kemanusiaan. Mereka yang mendorong Israel juga bersalah. Akan terus membela perjuangan #Palestinian (red: orang Palestina), bahkan jika sendirian,” katanya.

Pesawat Israel memberikan lima tembakan peringatan sebelum menghantam bangunan di Gaza tersebut dengan roket utama, Anadolu melaporkan.

Staf dievakuasi tak lama setelah ada tembakan peringatan dan menyatakan bahwa tidak ada korban akibat serangan itu. Namun bangunan kantor berita itu roboh setelah dihantam roket Israel.

Pihak Israeli Defence Force (IDF) berdalih bahwa bangunan di Gaza tersebut digunakan oleh gugus tugas gerilyawan Hamas dan sebagai kantor untuk anggota senior kelompok gerilyawan pro-Hamas, Islamic Jihad.

Penghancuran kantor Anadolu berisiko memicu ketegangan baru antara Turki dan Israel. Turki telah berulang kali mengkritik kebijakan Israel, terutama karena tindakan mereka di Gaza. Bulan lalu, Erdogan menyebut pemimpin Israel sebagai tiran setelah Netanyahu memanggilnya diktator.

 

 

Sumber : Merdeka.com