Sunday, January 23, 2022
Home DKI Jakarta Karya-karya Iwan Fals dalam Perjalanan Karier dan sisi Lain, Pernah Jadi Duta...

Karya-karya Iwan Fals dalam Perjalanan Karier dan sisi Lain, Pernah Jadi Duta Desa Indonesia

Harmonimedia – Hari ini, 3 September, musisi legendaris Iwan Fals berulang tahun ke-60. Pemilik nama asli Virgiawan Listanto yang lahir di Jakarta, 3 September 1961 ini putra pasangan Haryono dan Lies. Pernikahannya dengan Rosana  menghadirkan tiga anak,  Galang Rambu Anarki (Almarhum), Annisa Cikal Rambu Basae dan Rayya Rambu Robbani.

Penyanyi balada Iwan Fals memiliki gaya musik pop, folk pop, rock, dan country. Lagu-lagu yang ia ciptakan lebih banyak menceritakan kehidupan sosial masyarakat. Di awal kemunculannya, ia merupakan salah satu penyanyi yang berani menciptakan lagu bermuatan kritik.

Iwan Fals pernah mengenyam pendidikan di SMPN 5 Bandung, SMAK BPK Bandung, STP (Sekolah Tinggi Publisistik), dan Institut Kesenian Jakarta (IKJ).

Sejak 1979 sampai sekarang kurang lebih Iwan Fals telah merilis sebanyak 37 album. Namanya pun kian meroket pasca ia merilis lagu yang berjudul “Oemar Baki”.

Dalam lagu tersebut, Iwan Fals menceritakan tentang kehidupan sosok guru yang menanggung beban besar namun mempunyai gaji yang tidak seberapa dan selalu dirundung kemalangan.

Pada periode antara tahun 1989 dan 1993, konser Iwan Fals selalu mengalami kerusuhan sehingga ia sempat dilarang tampil di TVRI. Tur 100 kota yang ia sudah rencanakan pun batal akibat kejadian itu. Ditambah lagi, pada 1997 anak pertama Iwan Fals, Galang Rambu Anarki meninggal dunia secara mendadaK. Akhirnya ia pun memutuskan berhenti dari dunia musik untuk sementara waktu dan memilih menyibukkan diri untuk melukis dan berlatih bela diri.

Pernah pula tergabung dalam grup Kantata  Takwa antara lain bersama Setiawan Djodi, Sawung Jabo, Innisisri, Yockie Suryoprayogo, Donny Fatah dan WS Rendra. Lagu Sang petualang, Paman Doblang dan Kesaksian  sangat populer.

Lalu pada 2002 Iwan Fals kembali merilis album yang bernama Suara Hati. Di dalam album tersebut terdapat lagu yang berjudul  Hadapi Saja yang mengisahkan tentang perasaannya saat kehilangan putra pertamanya. Kemudian, pada 2004 Ia merilis album lanjutan yang bernama Manusia Setengah Dewa.

Di tahun-tahun berikutnya pun, Iwan Fals secara rutin mengeluarkan album-album terbaru seperti Iwan Fals in Love pada 2005, Untukmu Terkasih (2009),  Keseimbangan (2010), Raya (2013). Dan yang terakhir ia pernah membuat proyek musik dengan menggandeng musisi muda seperti grup band Nidji, Noah, Geisha dan D’Masiv pada 2015.

Berkat karya-karyanya, Iwan Fals pernah menyabet berbagai penghargaan bergengsi di Tanah Air Tanah Air seperti, bintang Satyalencana Kebudayaan 2010. Ia dinilai berjasa mengembangkan dan melestarikan budaya di Indonesia

Selain itu, Iwan Fals pernah  dianugerahi penghargaan Soegeng Sarjadi Awards on Good Governance dengan  Kategori Masyarakat Sipil atas banyak sumbangsih pemikirannya lewat lagu-lagu pro demokrasi (2012). Yang terakhir, Iwan Fals pernah  didaulat menjadi Duta Desa Indonesia oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar di periode pertama pemerintahan Jokowi pada 2015.

red

Most Popular

Recent Comments