Tuesday, November 30, 2021
Home Dunia Kasus Covid-19 di Jerman Capai Rekor Tertinggi Setelah Rusia

Kasus Covid-19 di Jerman Capai Rekor Tertinggi Setelah Rusia

Harmonimedia – Kasus Covid-19 di sejumlah negara di Eropa tak terbendung. Setelah Rusia, Jerman kini mencatat insiden infeksi virus corona tertinggi sejak pertengahan Mei.

Kasus Covid-19 Jerman kemarin mencapai 100 kasus per 100.000 orang sejak sepekan terakhir. Meski angka kasus terbilang tinggi, Menteri Kesehatan Jens Spahn mengatakan Jerman dapat mengatasi lonjakan kasus jauh lebih baik karena vaksinasi.

Untuk membendung penyebaran, Jerman masih memberlakukan sejumlah aturan seperti pemakaian masker dan pembatasan aktivitas di dalam ruangan untuk orang yang tidak divaksinasi hingga musim semi mendatang.

Sebanyak 15.145 infeksi baru dilaporkan pada Sabtu, bertambah 4.196 dibandingkan Sabtu pekan lalu. Sebanyak 86 orang meninggal, sehingga total menjadi 95.077.

Kenaikan kasus terjadi ketika para pemimpin dari 16 negara bagian Jerman sedang berdiskusi langkah yang akan diambil setelah keadaan darurat nasional berakhir pada 25 November. Dengan demikian, pembatasan sosial akan berakhir pula di akhir November kecuali bila diperpanjang dengan pemungutan suara parlemen.

Spahn mengatakan Jerman mungkin mencabut keadaan darurat namun tetap menegakkan aturan. Masyarakat akan diharuskan tetap memakai masker, melakukan vaksinasi Covid-19, menunuukkan hasil tes negatif atau benar-benar sembuh dari virus Corona sebelum memasuki sebagian besar ruang publik dalam ruangan.

“Kami bisa menangani kenaikan kasus infeksi jauh lebih baik tanpa membebani sistem kesehatan, karena begitu banyak yang sudah divaksinasi,” kata Spahn optimistis saat diwawancara radio Deutschlandfunk.

Meski di beberapa daerah angka vaksinasi sudah tinggi, masih ada wilayah dengan tingkat vaksinasi yang lebih rendah seperti Saxony dan Thueringen. Di wilayah ini rumah sakit sedang mengalami tekanan karena infeksi meningkat.

Sekitar 66 persen penduduk Jerman telah divaksinasi lengkap, lebih tinggi dibandingkan 63,3 persen orang di seluruh Uni Eropa.

red

 

 

Most Popular

Recent Comments