Tuesday, July 27, 2021
Home Nasional Kasus suap kapal perang, 4 pegawai PT Pirusa Sejati dipanggil KPK

Kasus suap kapal perang, 4 pegawai PT Pirusa Sejati dipanggil KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini memanggil sejumlah saksi terkait kasus dugaan suap atas pengadaan kapal perang SSV (Strategic Sealift Vessel) untuk pemerintah Filipina. Sedikitnya ada empat orang yang akan diperiksa oleh penyidik KPK.

“Benar hari ini penyidik KPK memanggil empat orang saksi, terkait kasus dugaan suap atas pengadaan kapal SSV oleh pemerintah Filipina tahun 2014-2017 untuk tersangka AC,” ujar juru bicara KPK, Febri Diansyah, Selasa (18/4).

Saksi-saksi yang rencananya diperiksa hari ini adalah Pandu Baruno Putro dan M Chaeruddin tenaga pemasaran PT Pirusa Sejati, Firdaus staf bendahara di PT Pirusa Sejati, dan Apik Chakib Rasjidi komisaris PT Pirusa Sejati. Diduga PT Pirusa Sejati memiliki kaitan atas terjadinya tindak pidana suap kasus ini.

Diketahui, Indonesia mendapat pesanan dua kapal perang jenis SSV oleh pemerintah Filiphina. Nilai kontrak terhadap dua kapal tersebut sebesar USD 86.96 juta. Dari nilai kontrak itu disebutkan ada alokasi untuk pejabat PT PAL sebesar 1.25 triliun, persentase tersebut merupakan bagian dari fee agency sebesar 4.75 persen.

Sebelumnya, Kamis (30/3), penyidik KPK mengamankan sejumlah orang termasuk tiga orang yang saat ini menjadi tersangka, sedangkan Saiful berada di luar negeri.

Arif Cahyana selaku General Manager treasury PT PAL ditangkap oleh penyidik KPK di kantor Andi Nugroho, selaku marketing dari AS Incorporation di MTH Square,Jakarta Timur.

Penangkapan tersebut setelah penyidik meyakini telah terjadi transaksi penerimaan uang oleh Arif. Sesaat penangkapan, penyidik menggeledah ruang kerja Andi dan ditemukan uang USD 25.000 yang kemudian disita sebagai barang bukti.

Uang tersebut merupakan pemberian jatah tahap kedua setelah diketahui pada bulan Desember 2016 telah terjadi pemberian uang sebesar USD 163.000.

Atas perbuatannya ini Agus Nugroho selaku pemberi disangkakan telah melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sedangkan tiga orang lainnya yakni Arif Cahyana selaku General Manager treasury, Muhammad Firmansyah Arifin selaku Dirut PT PAL, dan Direktur Keuangan PT PAL, Saiful Anwar disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a dan b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. [msh]

 

https://www.merdeka.com/peristiwa/kasus-suap-kapal-perang-4-pegawai-pt-pirusa-sejati-dipanggil-kpk.html

Most Popular

Recent Comments