Kemendag Targetkan Transaksi Bazar Ramadan 2019 Lebih dari Rp2,38 Miliar

0
74

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Tjahya Widayanti menargetkan nilai transaksi penjualan pada Bazar Ramadan 2019 dapat mencapai miliaran Rupiah. Sebab, apabila berkaca pada Ramadan sebelumnya omzet bazar tembus hingga sebesar Rp2,38 miliar.

“Pada tahun ini harapannya adalah lebih tinggi lagi (secara omzet),” katanya saat ditemui di Kementerian Perdagangan, Jakarta Senin (27/5).

Dia mengaku optimis transaksi penjualan bazar Ramadan 2019 kali ini dapat melebihi dari posisi Ramadan tahun lalu. Apalagi, bazar yang digelar dilingkungan Kementerian Perdagangan ini dilakukan dengan menggandeng 24 pelaku usaha dan juga para asosiasi.

Yakni Perum Bulog, Pasar Induk Kramat Jati, Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Mina Utama, PT Food Station Tjipinang Jaya, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), PT Charoen Pokphand Indonesia, PT Panca Nabati Prakarsa, PT Salim Ivomas Pratama Tbk, PT Sungai Budi, Asian Agri, Musim Mas Group, PT Sari Agrotama Persada, PT Tunas Maju Mandiri dan PD Darma Jaya.

Kemudian ada asosiasi seperti Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (Agri), Asosiasi Pengusaha Importir Daging Indonesia (Aspidi), dan Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia (Aptindo). Selain itu ada pula produk pengolahan makanan seperti PT Mayora Indah Tbk, PT Diamond Fair, PT Indofood Sukses Makmur Tbk, PT Sinar Sosro, Cimory Group, PT Serena Indopangan, Sirup Kurnia, PT Frisian Flag, dan Wong Coco.

Dalam bazar Ramadan kali ini ritel modern pun juga turut serta dalam bazar murah, antara lain Transmart, Hypermart, Alfamart, Lottemart, Indomaret dan Super Indo. Ada pula 20 stand Usaha Kecil Menengah (UKM) yang juga ikut ambil bagian dalam bazar murah ini.

Sebelumnya Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, membuka Bazar Ramadan 2019 di lingkungan Kementerian Perdagangan (Kemendag). Kegiatan yang dilakukan secara rutin pada bulan Ramadan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dan pelaku usaha dalam penyediaan kebutuhan pokok bagi masyarakat dengan harga terjangkau.

“Ini adalah satu bentuk kepedulian dari para pengusaha yang kami sentuh mereka untuk melakukan itu. Dan kegiatan ini bukan hanya satu saja dilakukan di empat titik lingkungan (Kemendag). Saya bisa sampaikan mereka masing-masing pengusaha melakukan kegiatan di bulan Ramadan dengan melakukan bazar, kepedulian CSR dan berbagai hal,” katanya.

 

 

Sumber :