Saturday, September 25, 2021
Home DKI Jakarta Kemenkop: Vaksinasi para Pelaku UMKM di Jawa Timur Ditargetkan Hingga 300 Ribu

Kemenkop: Vaksinasi para Pelaku UMKM di Jawa Timur Ditargetkan Hingga 300 Ribu

Kementerian Koperasi dan UKM menargetkan 300 ribu vaksinasi COVID-19 ke pelaku (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) UMKM di Jawa Timur.

HarmonimediaKementerian Koperasi dan UKM menargetkan 300 ribu vaksinasi COVID-19 ke pelaku (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) UMKM di Jawa Timur. Hal itu diharapkan agar pelaku usaha khususnya UMKM dapat kembali menggerakan sektor ekonomi.

“Tahap awal kami sediakan 50.000 vaksin. Kami juga telah mengajukan ke Kemenkes untuk mendapatkan vaksin tambahan sebesar 250.000 bagi pelaku UMKM, peritel dan ekosistemnya di Jawa Timur, jadi kita targetkan 300.000 vaksin,” ujar Deputi UKM Kementerian Koperasi dan UKM RS Hanung Harimba Rachman dalam keterangan tertulis, Sabtu (31/7).

Lebih lanjut, Hanung menjelaskan vaksinasi menjadi penting dalam mengatasi pandemi. Meskipun vaksin tidak dapat 100% melawan virus, namun vaksin dapat meningkatkan imunitas sehingga tubuh lebih kebal terhadap infeksi.

Hanung berharap kegiatan vaksinasi bagi pelaku UMKM dapat menurunkan risiko penularan virus di masyarakat.

“Dengan sudah divaksin, UMKM juga diharapkan dapat lebih nyaman dalam berjualan dengan resiko penularan yang lebih rendah. Namun perlu diingat tetap memperhatikan protokol Kesehatan harus tetap dijalankan,” katanya.

Hanung menambahkan saat ini pemerintah telah menyediakan vaksin sebanyak 535.000 dosis. Jumlah ini ditujukan bagi pelaku UMKM yang tersebar di beberapa kota. Di tengah himpitan pandemi, ia juga mengimbau agar para UMKM dapat bertahan sehingga ekonomi Indonesia dapat segera bangkit.

“Dari dosis vaksin yang sudah disediakan, harapan kami akan terus ditambah lagi ke depannya, sehingga target pemerintah untuk membentuk herd immunity dapat tercapai. Selain itu saya juga mengimbau, meskipun pandemi belum berakhir, masyarakat khususnya pelaku UMKM harus mampu bertahan bahkan tumbuh sehingga ekonomi kita dapat segera pulih kembali,” kata Hanung.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi kegiatan vaksinasi ini. Khofifah optimis upaya ini dapat memperluas jangkauan vaksin COVID-19 bagi warga masyarakat Jawa Timur.

“Ini menjadi semangat untuk kita mewujudkan percepatan herd immunity. Ada dua hulu penanganan COVID-19, Yang sangat penting antara lain adalah vaksinasi dipercepat, yang kedua adalah protokol kesehatan diperketat. Dua point ini adalah pintu pembuka apakah kegiatan ekonomi, kegiatan sosial, kegiatan di bidang keagamaan dan kegiatan di banyak tempat supaya bisa beroperasi kembali secara normal,” jelas Khofifah.

Di sisi lain, Ketua Umum Hippindo Budiharjo Iduansjah mengungkapkan sentra vaksinasi ini merupakan upaya Kemenkop UKM bersama Hippindo untuk menggerakkan kembali perekonomian di Indonesia. Ia berharap setelah mendapatkan vaksin, pelaku UMKM dapat segera beraktivitas dan ekonomi pulih Kembali.

“Vaksin merupakan investasi negara yang diberikan secara gratis kepada masyarakat dan harus dimanfaatkan, agar penularan segera menurun dan ekonomi segera pulih,” pungkas Budiharjo.

Sebagai informasi, dalam penyelenggaraan vaksinasi pelaku UMKM di Surabaya, Kemenkop bekerja sama bersama Hippindo, Pemprov Jatim, TNI, KADIN dan Forum Komunikasi Asosiasi Pengusaha (FORKAS) Jawa Timur.

red

Most Popular

Recent Comments