Monday, August 2, 2021
Home Nasional Ketika dua wanita gangguan jiwa ancam liburan Raja Salman di Bali

Ketika dua wanita gangguan jiwa ancam liburan Raja Salman di Bali

Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud bersama rombongan tengah asyik menikmati liburannya di Bali. Saking merasa betah menikmati keindahan alam, mereka sampai menambah waktu liburan. Meski liburan, pengamanan ketat tetap diberlakukan. Namun, ada saja pengganggu liburan mereka di Pulau Dewata itu.

Tercatat sudah ada dua wanita nekat coba menerobos hotel mewah di kawasan Nusa Dua, tempat Raja Salman dan rombongan bermalam. Para wanita itu diduga alami gangguan jiwa dan sudah dikirim kepolisian ke Rumah Sakit Jiwa di Bangli, Bali.

Wanita nekat pertama diketahui bernama Dewi Palapa Eka. Dia terpaksa diamankan ke posko Brimob Polda Bali di Nusa Dua, serta barang bawaannya disita pihak Gegana Polda Bali. Wanita kelahiran Tanjung Balai, 14 Agustus 1976 itu nekat coba masuk ke hotel beralasan ingin memberikan kado khusus kepada Raja Salman.

Saat ini, pemeriksaan intensif terus dilakukan terhadap perempuan tersebut. Barang bukti berupa kotak hadiah masih diamankan tim Gegana Polda Bali. Polisi juga memeriksa barang bawaan Dewi, salah satunya sebuah laptop miliknya.

“Hasil pemeriksaan fisik dan interogasi di lapangan diduga yang bersangkutan mengalami gangguan jiwa. Namun, perlu pembuktian medis terhadap hal tersebut. Saat ini, tim Inafis telah mengambil sidik jari, melakukan pengambilan gambar fisik dan pengisian formulir ciri-ciri perempuan tersebut,” kata Kabid Humas AKBP Hengky Widjaja, Senin lalu.

Satu lagi seorang wanita coba menerobos hotel mewah itu. Kini dia bahkan mengaku sebagai istri ke-10 Raja Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X. Wanita tersebut diketahui bernama Mariana asal Jawa Tengah.

Mempunyai paras layaknya wanita asal Arab, dia sempat berusaha keras memaksa petugas bertemu Raja Salam. Maria kini telah diamankan Polda Bali dan telah dikirim ke Rumah Sakit Jiwa sama dengan Dewi.

“Sejauh ini ada dua wanita yang sudah kita amankan. Setelah melalui pemeriksaan keduanya mengalami masalah kejiwaan. Silakan cek ke RSJ Bangli, mereka sudah kita kirim ke sana,” kata Kapolda Bali Irjen Pertus Reinhard Golose, Rabu kemarin.

Menurut Pertus, Mariana hanya ingin bersalaman dan berbincang bincang dengan Raja Salman. Maka dari itu, wanita itu terus memaksa petugas agar bisa ditemukan dengan orang nomor satu di Arab Saudi tersebut.

“Kita sudah lakukan pemeriksaan secara khusus. Bahkan melibatkan psikiater, memang ada masalah dengan kejiwaan,” terangnya.

 

 

Sumber : https://www.merdeka.com/peristiwa/ketika-dua-wanita-gangguan-jiwa-ancam-liburan-raja-salman-di-bali.html

Most Popular

Recent Comments