Monday, August 2, 2021
Home Nasional Ketum PBNU Minta Daftar Mubalig 'Terlarang', Kemenang Jawab Begini

Ketum PBNU Minta Daftar Mubalig ‘Terlarang’, Kemenang Jawab Begini

Baru-baru ini Kementerian Agama (Kemenag) merilis daftar 200 mubalig/dai yang direkomendasikannya. Keluarnya daftar itu menimbulkan pro dan kontra di masyarakat.

Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj berpendapat seharusnya Kementerian Agama (Kemenag) merilis daftar dai tidak baik atau terlarang dan bukan malah sebaliknya.

Mengetahui usulan Said Aqil ini, Kemenag pun merespon negatif. Mereka memiliki alasan mengapa tak menyebar daftar mubalig yang terlarang tersebut.

“Kenapa kami tidak merilis nama-nama yang tidak boleh atau yang dianggap tidak lah, itu tidak mungkin kita lakukan karena dengan begitu judgement namanya, kita menghakimi,” kata Kepala Biro Humas, Data dan Informasi Kemenag Mastuki dilansir dari detik.com, Senin (21/5).

Matsuki beralasan Kemenag mengeluarkan daftar 200 mubalig rekomendasinya itu agar bisa digunakan sebagai rujukan masyarakat, bukan maksud menghakimi mubalig lainnya.

“Yang kita rilis daftar ini kan lebih sebagai rujukan pilihan-pilihan optional, referensi bagi masyarakat yang ingin mencari penceramah, yang aktif di keagamaan, ini ada lho daftarnya,” jelasnya.

Matsuki menambahkan, rilis itu pun tanpa ada standarisasi tertentu, murni hanya referensi untuk masyarakat jika nanti mau menggunakannya.

Sebelumnya Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj mengaku tidak sependapat dengan 200 nama dai atau penceramah yang direkomendasikan Kemenag. Menurut dia seharusnya Kemenag memberikan peringatan agar warga tidak mengundang penceramah yang tidak baik, ia pun mencontohkan Habib Rizieq.

Sumber : Ketum PBNU Minta Daftar Mubalig ‘Terlarang’, Kemenang Jawab Begini
Ketum PBNU Minta Daftar Mubalig ‘Terlarang’, Kemenang Jawab Begini
Jitunews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments