Monday, January 24, 2022
Home Dunia Kim Jong-un ingin berdamai dengan Korsel dan AS sebelum jabatan Trump berakhir

Kim Jong-un ingin berdamai dengan Korsel dan AS sebelum jabatan Trump berakhir

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in akan bertolak ke Korea Utara akhir September ini untuk menggelar pertemuan ketiga dengan Kim Jong-un. Hal utama yang akan dibahas oleh kedua pemimpin tersebut adalah soal denuklirisasi.

“Presiden Moon akan melakukan perjalanan ke Pyongyang antara tanggal 18 atau 20 September,” kata Kepala Kantor Keamanan Nasional Korea, Chung Eui-yong, dikutip dari the Guardian, Kamis (6/9).

Chung yang baru saja kembali dari Korut usai menggelar pertemuan dengan Kim dan pejabatnya kemarin mengatakan bahwa Korut sudah sepakat untuk melakukan denuklirisasi dan juga menjaga hubungan baik dengan Korsel dan Amerika Serikat melalui kerja sama.

“Kim Jong-un menegaskan kembali komitmennya untuk menyelesaikan denuklirisasi di Semenanjung Korea. Dia juga menyatakan kesediaannya untuk bekerja sama tidak hanya dengan Korsel, tetapi juga dengan AS,” jelas Chung.

Chung menambahkan, meski saat ini situasinya tidak kondusif, namun kepercayaan Kim terhadap Trump tidak berubah. Dia juga mengatakan bahwa Kim meminta masyarakat internasional menghargai setiap langkah diambil Korut dalam proses denuklirisasi.

“Kim ingin masyarakat internasional menghormati langkah yang telah diambil Korut untuk mengakhiri uji coba nuklir dan rudalnya. Bahkan Kim menyebut telah menutup salah satu situs peluncuran rudalnya,” beber Chung.

Pada kesempatan itu, kata Chung, Kim juga mengungkapkan harapannya untuk mengakhiri permusuhan dengan Korsel dan AS sebelum masa jabatan Trump berakhir pada 2021 mendatang. Oleh karena itu, pihaknya secara konsisten mendorong agar Perang Korea terjadi pada 1950-1953 berakhir dengan damai, bukan hanya gencatan senjata. [frh]

 

Sumber : Merdeka.com

Most Popular

Recent Comments