Monday, September 27, 2021
Home Jitu News KKP Ajak Perguruan Tinggi Berkotribusi dalam Pembangunan Perikanan

KKP Ajak Perguruan Tinggi Berkotribusi dalam Pembangunan Perikanan

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto menyebut Perguruan Tinggi sebagai basis ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dan tempat berkumpulnya kaum intelektual. Slamet berharap perguruan tinggi dapat berperan langsung bagi kemajuan pembangunan perikanan nasional.

“Saya kira saat ini bukan saatnya lagi kita hanya bangga dengan potensi SDA yang ada, namun harus jauh melangkah agar potensi ini benar-benar dirasakan nilai manfaat ekonominya. Perguruan tinggi memiliki aset sumber daya dan IPTEK, di sini juga hadir Himapikani sebagai intelektual perikanan. Tentunya ini merupakan kekuatan besar untuk dapat berperan secara aktif membangun perikanan nasional. Mulai batasi retorika dan gantikan dengan kerja nyata,” kata Slamet dalam dialog public dengan tema Sinergi Mambangun Perikanan di Palu, Kamis (27/7).

Slamet mengatakan Sulawesi tengah mengimplementasikan program Bina Pesisir yang bisa dimanfaatkan untuk membuka usaha di bidang perikanan.

“Di Sulawesi Tengah Pemerintah telah mengimplementasikan program Bina Pesisir, oleh karenanya masyarakat bisa memanfaatkan program ini untuk usaha di bidang perikanan khususnya perikanan budidaya. Melihat potensi sumber daya kelautan di Sulawesi Tengah, maka budidaya rumput laut bisa dijadikan unggulan daerah ini,” kata Slamet.

Sejalan dengan Slamet, Dekan Fakultas Peternakan dan Perikanan Universitas Tadulako, Burhanudin Sundu, mengatakan bahwa pihak perguruan tinggi selalu siap untuk berperan lebih aktif dalam pembangunan. Ia menegaskan bahwa tanggung jawab tersebut melekat sebagai bagian dalam upaya mewujudkan cita-cita luhur Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Kita akan dorong kurikulum mata kuliah di bidang perikanan ini lebih fokus pada upaya- upaya dalam menjawab tantangan perikanan di era globalisasi saat ini. Kita ingin, sarjana perikanan lebih mumpuni dan menjadi problem solving bagi masyarakat perikanan. Sebagai bentuk tanggung jawab, kami sepakat untuk mengalokasikan lahan seluas 100 ha untuk dikerjasamakan di bidang perikanan budidaya,” kata Burhanudin.

Data statistik mencatat bahwa secara nasional Propinsi Sulawesi Tengah merupakan produsen rumput laut E. cottoni terbesar ke-3 di Indonesia. Tahun 2015 produksi rumput laut Propinsi ini mencapai sedikitnya 1,36 juta ton dan memberikan kontribusi sebesar 13 persen terhadap produksi rumput laut nasional (10,1 juta ton).

Sebagai salah satu kawasan sentral produksi rumput laut nasional, Slamet secara khusus meminta perguruan tinggi yang ada di Sulawesi Tengah untuk turut ambil bagian mendukung pengembangannya. Menurutnya pengembangan rumput laut di Indonesia tidak luput dari kendala yang dihadapi. Ia menyebutkan kendala kualitas bibit, kelembagaan dan rantai tata niaga masih perlu diperbaiki di beberapa daerah.

Menyikapai hal tersebut, Slamet meminta perguruan tinggi untuk bekerjasama dengan KKP dalam melakukan upaya-upaya konkrit, yaitu dengan mendorong penelitian dan pengembangan bibit rumput laut unggul dan adaptif antara lain penerapan teknologi kultur jaringan, melakukan pendampingan dan pembinaan yang secara langsung mendorong penguatan kelembagaan pembudidaya di sentral-sentral produksi, serta turut serta dalam memberikan arahan bagi efektifitas tata kelola siklus bisnis rumput laut. KKP juga saat ini tengah mengembangkan beberapa kebun bibit yang diharapkan mampu mengatasi kendala kualitas benih yang semakin menurun bila digunakan terus menerus

“Konsep ini akan berjalan lebih baik, jika nantinya perguruan tinggi juga turut terlibat di dalamnya. Mulai saat ini perguruan tinggi perlu dituntut untuk memiliki wilayah binaan sendiri-sendiri, mengingat perguruan tinggi memiliki SDM yang mumpuni untuk mencetak kelembagaan kelompok yang mandiri berbasis komoditas unggulan,” pungkas Slamet

 

 

Sumber : KKP Ajak Perguruan Tinggi Berkotribusi dalam Pembangunan Perikanan
KKP Ajak Perguruan Tinggi Berkotribusi dalam Pembangunan Perikanan
Jitunews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments