Wednesday, October 20, 2021
Home Militer KOMANDAN KODIKOPSLA KODIKLATAL BUKA PENDIDIKAN PASUKAN ELIT TNI AL TA 2017

KOMANDAN KODIKOPSLA KODIKLATAL BUKA PENDIDIKAN PASUKAN ELIT TNI AL TA 2017

Setelah lolos dalam sidang Penentuan Akhir (Pantukhir) Pendidikan Brevet (Dikbrevet) TNI AL tahun 2017, sebanyak 126 calon pasukan elit TNI AL ini resmi mengikuti pendidikan di Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Kodiklatal)). Adapun pembukaan pendidikan tersebut dipimpin langsung Komandan Kodikopsla Kodiklatal Laksma TNI Maman Firmansyah di Lapangan Laut Maluku Kesatrian Bumimoro, Kodiklatal, Surabaya.

Dari jumlah 126 prajurit yang mengikuti Dikbrevet tersebut, 39 orang diantaranya mengikuti Pendidikan Pasukan Katak (Dikpaska) di Sekolah Pasukan  Katak (Sepaska) , 21 orang mengikuti Pendidikan Juru Selam (Dikjursel) di Sekolah Juru Selam (Sejursel) dan 30 orang mengikuti Pendidikan Calon Awak Kapal Selam (Dikcawakkasel) ketiga sekolah tersebut berada di bawah Pusat Pendidikan Khusus (Pusdiksus), Kodikopsla yang  berlokasi di Ujung, Surabaya. sedangkan Pendidikan Intai Amfibi (Diktaifib) diikuti 36 orang yang akan menjalani pendidikan di Sekolah Khusus (Sesus) Pusat Pendidikan Infanteri (Pusdikif) Komando Pendidikan Marinir (Kodikmar) yang berlokasi di Gunungsari Surabaya.

Komandan Kodiklatal Laksda TNI I.G. Putu Wijamahaadi, S.H. dalam sambutan yang dibacakan Komandan Kodikopsla Laksma TNI Maman Firmansyah menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan para siswa  yang telah masuk dalam pendidikan Brevet TNI AL yang meliputi pendidikan Pasukan Katak, Juru Selam, Calon Awak Kapal Selam dan Pendidikan Intai Amfibi sesuai keinginan dan cita-cita para siswa selama ini. Oleh karena itu, sudah selayaknya para siswa merasa bersyukur kepada Tuhan yang maha kuasa, Allah SWT dan bangga atas keberhasilan ini. Namun, yang lebih penting adalah para siswa mampu mengikuti pendidikan dengan sungguh-sungguh agar nanti berhasil sesuai dengan tujuan dan sasaran yang diharapkan masing-masing prodik.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Indonesia yang mempunyai visi untuk menjadi poros maritim dunia, keamanan maritim di perairan Yurisdiksi Indonesia akan menjadi barometer bagi situasi keamanan maritim Asia Tenggara maupun Asia Pasifik. Demikian pula sebaliknya, dinamika perkembangan global dan kawasan akan berpengaruh terhadap situasi kemanan maritim Indonesia.

Untuk menjaga kepentingan nasional di laut, Indonesia harus mampu mengendalikan laut secara efektif, sehingga berbagai potensi ancaman yang muncul dari laut dapat diminimalisir, antara lain masalah sengketa perbatasan, gangguan keamanan dan pelanggaran hukum serta eksplorasi dan eksploitasi sumber daya alam laut secara illegal. Pengendalian laut sangat terkait dengan kekuatan laut (Sea power) yang dimiliki  oleh  suatu  negara.  Sea  power  di sini tidak hanya mencakup armada kapal perang saja, namun juga segala potensi kekuatan nasional yang menggunakan laut sebagai wahananya.

Menurutnya untuk mencapai The Future Of Indonesian Sea Power, tidak dapat di-pisahkan dengan kebutuhan akan eksistensi kekuatan TNI AL yang profesional, andal dan disegani pada tataran World Class Navy, yang diukur dalam empat keunggulan, yaitu unggul sumber daya manusia, teknologi, organisasi dan unggul dalam kemampuan operasionalnya.

 

Sumber : http://www.tnial.mil.id/tabid/79/articleType/ArticleView/articleId/38996/Default.aspx

Most Popular

Recent Comments