Monday, October 18, 2021
Home Jitu News Kompaknya Megawati, Jokowi, JK hingga MPR pindahkan ibu kota di 2018

Kompaknya Megawati, Jokowi, JK hingga MPR pindahkan ibu kota di 2018

Wacana Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memindahkan Ibu Kota negara, tampaknya bukan hanya sekedar wacana. Niat Presiden Jokowi itu kini sedang dibahas oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Ditargetkan rencana pemindahan rampung tahun ini sehingga pada 2018 atau 2019 sudah bisa dieksekusi.

“Masih dibahas di Bappenas,” ujar Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (9/4).

Dalam wacana pindahnya Ibukota tersebut, ada dua kota disebut-sebut akan menjadi pengganti Jakarta yakni Sampit, Kalimantan Tengah dan Pangkalanbun, Kotawaringin Barat. Saat dikonfirmasi mengenai kedua kota tersebut, Andi menyerahkan hal itu kepada Bappenas.

“Silakan ditanyakan (ke Bappenas),” ujarnya.

Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran meyakini pemindahan ibu kota pemerintahan dapat mengurangi beban Jakarta yang sudah terlalu padat. Pengamat kebijakan publik dari Universitas Paramadina, Muhamad Ikhsan, menilai ada beberapa faktor utama yang membuat beban Jakarta semakin berat.

“Jakarta itu kota yang rawan bencana alam dan manusia. Banjir dan ledakan populasi penduduk terutama di daerah penyangga. Lalu tidak ada antisipasi yang benar-benar serius di masa lalu. Sementara Jakarta harus jadi representasi Indonesia, jadi ibu kota bukan hal sederhana,” kata Ikhsan, Rabu (11/01).

Menurutnya, sebagai pusat pemerintahan dan bisnis, DKI Jakarta adalah daerah paling vital di Indonesia. Namun, permasalahan yang begitu kompleks menghambat Jakarta untuk menjalankan peran-perannya.

“Masyarakat boleh saja berharap, tetapi harus tetap dengan akal sehat. Pemimpin bagus dan dana besar yang dimiliki tetap akan sulit selesaikan masalah. Ini sudah terlalu mengakar. Saya belum ketemu hitungannya persoalan bisa selesai dalam sepuluh tahun,” katanya.

 

 

SELENGKAPNYA

Most Popular

Recent Comments