Saturday, October 16, 2021
Home MINYAK & GAS Kontribusi Sukowati Jadi yang Terbesar dari Lima Field Pertamina EP Asset 4

Kontribusi Sukowati Jadi yang Terbesar dari Lima Field Pertamina EP Asset 4

PT Pertamina EP Asset 4 menyatakan, lapangan minyak Sukowati berkontribusi terbesar dalam produksi minyak. Hal ini dampak dari pengoperasian kembali sumur yang sudah mati.

General Manager Pertamina EP Asset 4, Agus Amperianto, mengatakan, produksi minyak Pertamina EP Asset 4 sepanjang periode Januari-Juni 2018 sebesar 13.728 barel per hari atau 97,96 persen dari target perusahaan.‎

Produksi minyak terbesar berasal dari Field Sukowati, di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yaitu 6.785 barel per hari atau 107,17 persen dari target.

“Alhamdulillah, Sukowati memberi kontribusi terbesar dari lima field yang ada di bawah PEP Asset 4,” kata Agus dalam keterangannya, di Jakarta, Kamis (12/7).

Lapangan Sukowati baru terbentuk dikelola secara penuh oleh PEP pada 20 Mei 2018. Produksi Sukowati sebelum habis kontrak pada 20 Mei tercatat 6.598 barel per hari.

Sedangkan, produksi setelah Pertamina EP mengambil alih pengelolaan dari JOB PPEJ dari 20 Mei 2018 sampai dengan akhir Juni 2018 sebesar 7.424 barel per hari, peningkatan produksi akibat dihidupkanya kembali sumur yang mati.‎

Sementara, pada masa puncak produksinya, produksi minyak dari lapangan Sukowati pernah mencapai lebih dari 40 ribu barel per hari.

“Pasca terminasi, kami berhasil menghidupkan kembali sumur-sumur yang mati akibat permasalahan pada sumur-sumur di Sukowati,” papar Agus.

Kemudian, Sukowati Field Manager, Heri Aminanto, menuturkan, manajemen telah menyetujui penambahan jumlah alat bor untuk melaksanakan program kerja yang telah disusun, sehingga total menjadi tiga rig yang bekerja di lapangan Sukowati. Harapannya adalah program kerja dapat dilaksanakan dengan lebih cepat dari target awal.

Field Sukowati juga tengah melakukan kajian subsurface untuk melakukan aplikasi teknologi baru, menggunakan nitrogen pada sejumlah sumur yang diharapkan mendapatkan total tambahan produksi sekitar 450 barel per hari,” kata Heri.

Selain itu, Pertamina EP Asset 4 juga tengah mengkaji pemasangan gas compressor, untuk sumur-sumur yang menggunakan gas lift sebagai booster untuk menaikan tekanan gas injeksi. Diharapkan hasilnya mendapatkan total tambahan produksi sebesar 225 barel per hari.

“Kami juga akan mengaktifkan kembali sumur-sumur mati di Field Sukowati dengan perkiraan 400 barel per hari dan work over pada lima sumur dengan estimasi total 500 barel per hari serta stimulasi/pengasaman pada tujuh sumur dengan total perkiraan 350 barel per hari,” terangnya.

Program paling strategis dari Field Sukowati adalah melakukan kajian di fasilitas produksi antara lain pemasangan Early Production Facility (EPF) di Sukowati PAD A & B, untuk sumur natural flowing yang diharapkan mendapatkan 400 barel per hari dan menghemat tekanan reservoir sehingga memperpanjang usia sumur. Selain itu, Field Sukowati juga akan mengkaji EOR C02 Injeksi terkait adanya produksi C02 di Lapangan Jambaran-Tiung Biru.

 

Sumber : Kontribusi Sukowati Jadi yang Terbesar dari Lima Field Pertamina EP Asset 4
Kontribusi Sukowati Jadi yang Terbesar dari Lima Field Pertamina EP Asset 4
Jitunews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments