Korsleting, 11 Rumah dan 1 Musala di Garut Hangus Terbakar

0
71

11 rumah dan satu musala di Kampung Nagrog, Desa Sarimukti, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut hangus dilahap si jago merah, Senin (29/7). 11 Rumah terdiri dari delapan rumah panggung dan tiga bangunan permanen.

“Posisi rumah yang terbakar memang berdekatan. Kebanyakan yang terbakar juga rumah panggung sehingga sangat mudah terbakar,” kata Komandan Koramil Samarang, Kapten CHb Untung Wahyudi.

Untung menyebut, 11 rumah yang terbakar milik Yati (60), Iyah (55), Emin (66), Juju (50), Ajat (30), Ajang (40), Udung (45), Jajang (41), Rahmat (42), Enjang (38) dan Epen (41). Sedangkan musala berukuran 25 meter persegi.

“Jika ditotalkan, jumlah kerugian diperkirakan mencapai Rp 762 juta,” lanjutnya.

Ia menjelaskan, penyebab kebakaran diduga korsleting. Saksi menuturkan api mulai terlihat dari atap rumah Yati lalu merembet ke bangunan lain.

Tidak hanya bangunan, sejumlah perabotan rumah tangga dan dua sepeda motor milik warga juga hangus terbakar.

“Proses pemadaman api awalnya dilakukan secara manual karena mobil pemadam harus menempuh jarak yang cukup jauh. Api sendiri baru bisa dipadamkan beberapa jam setelah warga dibantu aparat dan petugas pemadam kebakaran melakukan upaya pemadaman, baik menggunakan mobil pemadam maupun manual,” jelasnya.

Akibat peristiwa tersebut, puluhan korban terpaksa mengungsi ke rumah saudara atau tetangga terdekat. “Informasi terakhir, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini karena kebanyakan penghuninya sedang beraktivitas di ladang,” ucapnya.

Sumber : Merdeka.com