Friday, September 24, 2021
Home Nasional KPK Tak Perlu Minta Bantuan Presiden Soal Pansus di DPR

KPK Tak Perlu Minta Bantuan Presiden Soal Pansus di DPR

Ada yang menarik dari permintaan Jimly Assiddiqie kepada Presiden Joko Widodo terkait Pansus Angket KPK. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu meminta Jokowi untuk tidak sepakat dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Seperti diketahui, sebelumnya pihak KPK meminta agar Joko Widodo ikut aktif menolak Pansus Angket KPK. Sayangnya, Jimly berkomentar bahwa Presiden tidak perlu mengikuti hasrat KPK tersebut.

“Kenapa (Presiden) turun tangan, apa masalahnya,” demikian sahut Jimly kepada awak media, Senin (12/06).

Jimly menginginkan agar KPK bisa menghadiri panggilan Pansus sebagai bukti independensi selaku institusi penegak hukum. Selanjutnya, Jimly juga berharap agar lembaga anti korupsi itu bisa menunjukkan jati dirinya sebagai lembaga yang kredibel dan independen.

“Saya sampaikan hadir saja, demi menghormati hubungan antar lembaga, hadir saja. KPK kan sudah tahu apa yang boleh dan tidak boleh disampaikan. Sebagai lembaga penegak hukum harus bersifat independen sejauh menyangkut proses hukum. Kalau yang ditanya itu nanti menyangkut proses hukum, ya kasih tahu baik-baik itu tidak boleh,” ucap Jimly menambahkan.

Jimly kemudian menegaskan, jika KPK bisa menunjukkan dirinya sebagai institusi yang baik dalam proses yang bergulir di pansus dan tidak ada bukti yang ditemukan bahwa KPK melanggar Undang-Undang yang ada, sesungguhnya bakal memperkuat posisi lembaga antirasuah itu.

“Kalau misalnya minta tolong kepada orang lain jadi gak independen dong, apalagi minta tolongnya kepada Presiden,” ucap Jimly, nyinyir.

“Hadapi saja, orang ini namanya penyelidikan, menyelidiki. Tapi anggota DPR juga harus tahu, itu ada batas-batasnya. Tidak bisa melampaui. Kalau sudah menyangkut proses hukum kan tidak bisa menembus itu. Kita hormati saja, nanti dijawab. Nanti independennya terbukti, dalam bagaimana cara KPK menghadapi dan menyelesaikan masalah,” sahut Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Ketua KPK, Agus Rahardjo, sebelumnya meminta Presiden Jokowi turun tangan terhadap Pansus Hak Angket di DPR. KPK menilai Pansus Hak Angket merupakan upaya melemahkan kinerjanya.

 

Sumber : KPK Tak Perlu Minta Bantuan Presiden Soal Pansus di DPR
KPK Tak Perlu Minta Bantuan Presiden Soal Pansus di DPR
Jitunews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments