LANAL PALEMBANG LAKSANAKAN LATIHAN SIMULASI PENGAMANAN PEMILU 2019

0
52

Suasana Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palembang, Kamis (31/1/2019) pagi mendadak mencekam. Sekitar lima puluh orang dari kelompok ormas memaksa masuk ke dalam Mako Lanal Palembang sebagai aksi protes tidak menerima hasil Pemilu tahun 2019 yang dianggap memihak salah satu pasangan calon.

Upaya negosiasi secara persuasif yang dilakukan tidak mampu menghalangi massa dan aksi dorong pun tidak terelakkan. Aparat terpaksa melepaskan tembakan untuk membubarkan aksi massa yang bertindak anarkis, aksi massa akhirnya dapat diredam setelah aparat mengamankan koordinator aksi yang dianggap sebagai provokator. Inilah skenario yang dilakukan Lanal Palembang dalam latihan simulasi pengamanan Pemilu tahun 2019. Danlanal Palembang, Letkol Laut (P) Saryanto mengatakan latihan pengamanan Pemilu yang dilakukan sebagai implemetasi dari latihan teori yang telah dilaksanakan sebelumnya untuk memastikan kesiapan prajurit Lanal Palembang dalam membantu pihak kepolisian menghadapi ancaman gangguan kemanan pada Pemilu serentak nantinya.

“Materi hari ini kami berlatih drill PHH (Pengendalian Huru Hara) mulai dari teori dan praktek, besok latihan serupa juga akan digelar. Kami juga akan melakukan komunikasi sosial dengan masyarakat maritim yang ada diwilayah Palembang” ujar Saryanto usai memberikan arahan. Lanal Palembang menyiapkan 1 (Satu) SSK (Satuan Setingkat Kompi) atau sebanyak 100 orang personel untuk membantu pengamanan selama masa Pemilu. Menurut Saryanto, perkuatan pengamanan dari TNI merupakan bagian dari tugas untuk menjaga keamanan bangsa dan negara, “Intinya kami membantu mengamankan agar suasana Pemilu Legislatif dan pemilu Presiden berjalan aman dan kondusif,” pungkasnya. Secara keseluruhan kegiatan berlangsung dengan tertib, aman dan lancar.

(Pen Lanal Palembang)

 

Sumber: https://www.tnial.mil.id/tabid/79/articleType/ArticleView/articleId/54181/Default.aspx

Comments

comments