Launching Pesona Mudik 2019, Kemenpar Gulirkan Tiga Program Andalan

0
80

Mudik lebaran adalah momen besar di Indonesia. Ada pergerakan orang yang luar biasa antar satu daerah ke daerah lainnya. Untuk memeriahkannya, Kementerian Pariwisata meluncurkan #PesonaMudik2019. Program tersebut diluncurkan Menteri Pariwisata Arief Yahya di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta, Selasa (21/5).

Dalam acara ini diumumkan tiga program andalan Kemenpar sambut mudik lebaran 2019. Pertama lomba Foto Instagram #PesonaMudik2019 dengan total hadiah Rp 300 Juta. Lalu, program 10 Top Kuliner dan 10 Destinasi Mudik. Berikutnya program Pesona Mudik 2019 Co Branding.

“Tahun ini kita membuat lomba foto untuk kaum milenial yaitu lomba Foto Instagram #PesonaMudik2019,” ungkap Arief Yahya. Ia menjelaskan, dengan mengikuti lomba ini netizen dapat mengabadikan momen seru selama perjalanan mudik dan libur lebaran.

Khusus untuk lomba fotonya dibagi 2 periode. Periode I diluncurkan 1 Mei 2019 sampai dengan 26 Mei 2019. Kategori yang dilombakan, kuliner dan destinasi wisata. Dalam lomba ini akan diambil 150 pemenang dari dua kategori di atas. Satu pemenang akan mendapat Rp 1 juta dipotong pajak. Pemenang akan diumumkan 30 Mei 2019.

Lalu, periode II mulai 26 Mei sampai 10 Juni 2019. Kategori lombanya ada 3, kuliner, destinasi dan event. Nah, periode ini juga diambil 150 pemenang. Masing-masing pemenang mendapat Rp 1 juta. Pemenang diumumkan 15 Juni 2019.

Dalam lomba foto ini peserta wajib membuat hashtag utama, #PesonaMudik2019. Hashtag periode I, #RamadanPenuhPeson. Lalu, hashtag periode II, #LebaranPenuhPesona. Hashtag wajib untuk semua peserta, #PesonaIndonesia dan #WonderfulIndonesia.

Perkembangannya lombanya cukup menggembirakan, sampai 20 Mei 2019, sudah ada 5.000 post. Target jumlah peserta lomba foto adalah 10.000 posting.

Biar lomba foto makin menyebar, Kemenpar menggandeng selebriti menjadi endorser. Selebriti yang digandeng antara lain Raffi Ahmad, (@raffinagita1717), Rizki (@da2_rizki123), Ridho (@da2_ridho), Prilly Latuconsina (@PrillyLatuconsina96). Semua selebritis yang jadi endorser ini memiliki follower jutaan orang.

Selanjutnya, Kemenpar juga menggandeng komunitas sebagai endorser. Antara lain Generasi Pesona (Genpi) dan influencer lokal. Biar promosi makin mantap, Kemenpar beriklan di media besar Tanah Air, baik online maupun cetak, juga di televisi. Lalu, tak alpa untuk berpromosi di media sendiri, PesonaId.Travel dan Kemenpar.Go.Id.

Program bertajuk 10 Top Kuliner dan 10 Top Destinasi dibuat untuk memberikan referensi masyarakat ketika musim mudik tiba. Alasan lainnya, tahun ini diperkirakan lebih dari 20 juta orang akan melakukan perjalanan mudik. Melalui program yang telah digelar sejak 2018 ini, para pemudik bisa dengan mudah memperoleh informasi mengenai kuliner dan destinasi wisata.

Untuk memilih 10 Top Kuliner dan Destinasi, Kemenpar meramu informasi dari berbagai sumber. Antara lain TripAdvisor, Google Maps, Google, dan Local Guide. Lalu diverifikasi Genpi dan dikurasi Tim Percepatan Wisata Kuliner dan Belanja Kemenpar.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar, Rizky Handayani menuturkan peristiwa mudik lebaran tak bisa dilepaskan dari aktivitas pariwisata. “Ini berarti karena ada pergerakan orang, di situ juga terjadi pergerakan uang yang bisa mendorong pertumbuhan pariwisata daerah,” ungkapnya.

Hal ini dikuatkan dengan informasi dari Bank Indonesia, yang mengestimasikan akan ada perputaran uang hingga Rp 200 triliun selama 11 hari libur lebaran. Asumsinya per orang menghabiskan sekitar Rp 10 juta.

Pada momen itu juga Ketua Tim Co-Branding Kemenpar Priyantono Rudito menjelaskan tentang co-branding yang dilakukan Kemenpar. “Bahwa, program Pesona Mudik Lebaran ini merupakan bentu co-creation dalam kerja sama co-branding, khususnya brand oleh-oleh artis entrepreneur,” bilang Priyantono.

Program co-branding itu antara lain, aktivasi kampanye media sosial, bazar pesona mudik. Lalu, ada program promo ‘Hot Delas’ produk oleh-oleh artis yang didukung mitra co-branding lainnya. Tercatat ada 10 brand menjadi mitra co-branding Kemenpar. Antara lain, BRI, Grab, Bluebird, Telkomsel, Traveloka, Tiket.com, Hydro Coco, Rumah Zakat, Gofress, dan Batik Trusmi.

 

 

 

Sumber : Merdeka.com