Monday, October 18, 2021
Home Tech Lebarkan Sayap, Delta Electronics Jajal Pasar Sumatera dan Kalimantan

Lebarkan Sayap, Delta Electronics Jajal Pasar Sumatera dan Kalimantan

Perusahaan energi dan elektronik terkemuka di dunia yang berbasis di Taiwan, Delta Electronics Systems Pte Ltd, berniat untuk melebarkan sayapnya di Indonesia dengan merambah pasar di Pulau Sumatera dan Kalimantan.

Dalam ajang pameran Indowater 2017 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) beberapa waktu lalu, Business Development Manager Delta Electronics Systems Pte Ltd, Antonius Soetiono, menjelaskan bahwa saat ini mereka baru memasarkan di Pulau Jawa saja.

“Rekanan distributor kita di Jakarta kan punya kantor di daerah lain, seperti Semarang, Surabaya, dan juga di beberapa tempat lain. Fokus kita mau ke luar Pulau Jawa. Area terdekat yang sedang kita kejar sih Sumatera dan Kalimantan,” kata Antonius di Jakarta, Rabu (19/7).

Terkait produk, Antonius mengungkapkan bahwa Delta Electronics memiliki produk andalan yang telah mendapatkan penghargaan Taiwan Excellence yakni inverter – AC motor drives CFP2000 yang sudah built-in dengan controller PLC program sebesar 10k step.

“Ini dirancang khusus untuk HVAC (heating, ventilation, and air conditioning), fans (kipas) dan pumps (pompa), kemudian ada perlindungan IP55 and IP44 terhadap air dan debu/kotoran, kompatibel dengan BACnet dan MODBUS,” ujarnya.

Lebih lanjut, Antonius memaparkan bahwa fungsi utama inverter – AC motor drives yang diproduksi Delta Electronics adalah untuk menghemat energi. Untuk sistem distribusi air saja, energi yang bisa dihemat bisa mencapai 60-80 persen.

“Dari keseluruhan energi yang biasanya dipakai dalam penyediaan air, dengan mengadopsi sistem tekanan berdasarkan zona dan fokus terhadap pusat tekanan, energi yang dihemat mencapai 25-40 persen,” tutur Antonius.

Kehadiran Delta Electronics di dunia, tambah Antonius, didukung oleh kantor penjualan di beberapa bagian di dunia. Seperti fasilitas manufaktur di India, Slovakia dan Thailand. Serta 10 badan riset dan pengembangan yang berlokasi di India, Thailand, dan negara lain.

Untuk Indonesia, Antonius berpendapat bahwa kebutuhan industri air di Indonesia semakin meningkat lebih dari 10 persen dalam dua tahun terakhir. Berdasarkan data Asia Development Bank, katanya, pada tahun 2015 ada sekitar 15,8 m3/detik.

“Pada tahun 2020 proyeksi permintaan air akan mencapai 20,1 m3/detik. Sementara proyeksi tahun 2025 bisa mencapai 24,4 m3/detik. Dengan data itu kami melihat adanya pasar yang potensial untuk industri penanganan air di Indonesia,” pungkas Antonius.

 

Sumber : Lebarkan Sayap, Delta Electronics Jajal Pasar Sumatera dan Kalimantan
Lebarkan Sayap, Delta Electronics Jajal Pasar Sumatera dan Kalimantan
Jitunews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments