Friday, September 24, 2021
Home Nasional Laporan Khusus Lempar bayi ke tungku api, Taruna terancam lima tahun penjara

Lempar bayi ke tungku api, Taruna terancam lima tahun penjara

Taruna (23) harus mempertanggungjawabkan perbuatannya melempar anak kandungnya sendiri, Susilawati (1,5 bulan) ke tungku api. Ayah muda itu terancam hukuman lima tahun penjara.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, tersangka dijerat UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak yang telah memuat tindak pidana tentang tindak pidana kekerasan atau penyiksaan terhadap anak. Ketentuan tersebut termaktub dalam Pasal 80 ayat (1), (2), dan (3).

“Dalam ayat 1 jika luka berat, maka pelaku dipidana dengan pidana penjara paling lama lima tahun penjara,” kata Yusri saat dikonfirmasi merdeka.com, Selasa (25/4).

Taruna dengan tega melempar bayi tak berdosa itu hanya karena Yeni (20), sang istri belum menyediakannya makan sepulang dari aktivitasnya sebagai buruh. Susiliwati yang ada di gengamannya langsung dilempar ke tungku yang saat itu menyala.

Tindakan tidak manusiawi itu dilakukan Taruna, di kediamannya di Kampung Singkup, RT10/RW02, Desa Cisitu, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (23/4) pukul 14.00 WIB.

Dia mengatakan, korban yang dilempar itu mengakibatkan luka lebam dan lecet pada bagian dahi, dagu, paha, hidung mengeluarkan darah. Beruntung nyawanya masih bisa diselamatkan. Korban langsung ditangani secara medis di Puskesmas Nyalindung. [noe]

 

 

https://www.merdeka.com/peristiwa/lempar-bayi-ke-tungku-api-taruna-terancam-lima-tahun-penjara.html

Most Popular

Recent Comments