Monday, January 17, 2022
Home Dunia Mahasiswa Indonesia tewas tenggelam di danau Jerman

Mahasiswa Indonesia tewas tenggelam di danau Jerman

Seorang WNI dilaporkan meninggal akibat tenggelam saat berenang di Danau Trebgas Badesse, Bayreuth, Bavaria, Jerman. WNI tersebut diketahui merupakan seorang mahasiswa.

Pihak berwenang setempat dan perwakilan KJRI Frankfurt saat ini tengah melakukan upaya sesuai aturan berlaku untuk menerbitkan surat kematian korban.

“Pada 10 dan 11 Agustus, KJRI Frankfurt mendatangi Bayreuth untuk menemui pihak Kepolisian dan aparat lokal serta melakukan koordinasi dengan Kantor Catatan Sipil setempat untuk memperlancar proses penerbitan surat kematian,” demikian pernyataan tertulis KJRI Frankfurt yang diterima merdeka.com, Selasa (14/8).

“Selanjutnya, KJRI Frankfurt mengunjungi apartemen korban dan menemui petugas apartemen untuk mendapatkan segala dokumen yang diperlukan guna pengurusan surat kematian,” tambah pernyataan tersebut.

Selain itu, dilakukan juga proses autopsi terhadap jenazah. Sebab sesuai ketentuan di Jerman, apabila jenazah meninggal selain di rumah sakit atau di rumah, maka perlu dilakukan proses autopsi sebelum jenazah dimakamkan. Semua proses itu ditangani oleh otoritas pemerintah Jerman.

“Pada Senin, 13 Agustus, proses autopsi tengah dilakukan oleh otoritas setempat. Selanjutnya, KJRI Frankfurt tengah menunggu hasil autopsi dimaksud,” papar pernyataan itu.

KJRI Frankfurt terus berkoordinasi dengan otoritas Jerman, seperti pihak Kepolisian, Kantor Catatan Sipil, dan rumah duka. Selain itu, KJRI Frankfurt juga telah berkoordinasi dengan Direktorat Perlindungan WNI dan BHI Kemlu perihal proses pemulangan jenazah kepada pihak keluarga di Indonesia.

“Pemulangan jenazah termasuk dalam hal pembiayaan pemulangan jenazah akan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tutup pernyataan.

Sementara itu, dimintai keterangan secara terpisah Direktorat Perlindungan WNI dan BHI Kemlu menyampaikan rasa duka mendalam terhadap musibah yang dialami salah satu mahasiswa di Jerman.

“Kami sangat prihatin dengan kejadian ini. Kami ikut merasakan kesedihan keluarga,” Direktur Perlindungan WNI dan badan Hukum Indonesia, Lalu Muhammad Iqbal.

“Kami pastikan kami akan bantu keluarga sesuai kebutuhannya. Kalau keluarga mampu biayai pemulangan, kami akan bantu seluruh aspek administratifnya, termasuk penanganan di bandara. Tapi kalau keluarga tidak mampu biayai pemulangan jenazah, tentu kami akan bantu membiayai penulangannya. Percayalah Perwakilan kita di Jerman pasti akan lakukan yang terbaik,” lanjut Iqbal.¬†[noe]

 

 

Sumber : Merdeka.com

Most Popular

Recent Comments