Thursday, September 16, 2021
Home Nasional Maraknya Pencurian di Tangerang, Petugas Bongkar Sindikat Perdagangan Senpi

Maraknya Pencurian di Tangerang, Petugas Bongkar Sindikat Perdagangan Senpi

Aparat keamanan berhasil membongkar sindikat perdagangan senjata api (senpi) ilegal di wilayahnya. Empat orang pelaku sukses diamankan, salah satunya adalah perakit senpi.

“Kami menyita barang bukti berupa tiga senpi rakitan jenis revolver, 1 jenis FN rakitan, 2 laras panjang rakitan, dan 1 rakitan mini laras panjang berikut 135 butir peluru berbagai jenis,” terang Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Harry Kurniawan kepada pewarta, Kamis (27/7).

Kombes Pol Harry memaparkan, pengungkapan ini berawal dari maraknya pencurian menggunakan senjata api di Tangerang. Selanjutnya, ia menginstruksikan anak buahnya untuk melakukan penyelidikan. Hasilnya, pihaknya berhasil menangkap Jihan (34) di kawasan Tanah Tinggi, Kota Tangerang.

“Kami mendapat informasi masyarakat ada seseorang memiliki senpi yang tanpa dilengkapi surat-surat. JA kemudian kami amankan di daerah Buaran,” kata Kombes Pol Harry.

Jihan mengaku kepada penyidik, membeli senjata api ilegal tersebut dari Iwan (42) dan Eddy (55). Keduanya diketahui mempunyai peran berbeda.

“Edy adalah perakit senjata api yang sudah memiliki keahlian khusus. Edy mempercayakan hasil rakitannya dijual oleh Iwan,” sambungnya.

Harry melanjutkan, Eddy mengaku memperoleh ilmu merakit senjata api dari dunia maya dan buku. Bisnis terlarang tersebut sudah dilakoninya selama satu tahun. Kemudian, polisi juga mengamankan Dalbo (36), yang merupakan pembeli senjata api rakitan.

“Pelaku mengaku belajar dari internet dan baca dari buku. Produksinya sudah satu tahun dan dilakukan di rumah sendiri,” tuturnya.

Senjata api rakitan tersebut dibuat Eddy memakai bor, pipa baja, dan alat rakitan lainnya. Bahan tersebut digunakan untuk memodifikasi airsoft gun menjadi senjata api.

“Setelah bahan-bahan lengkap tersangka melakukan modifikasi dari senjata airsoft gun menjadi senjata api rakitan,” kata Kombes Pol Harry.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat pasal 1 UU nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman maksimal hukuman mati.

 

 

Sumber : Maraknya Pencurian di Tangerang, Petugas Bongkar Sindikat Perdagangan Senpi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments