May Day tahun ini dikemas mirip parade kebudayaan

0
520

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea memastikan peringatan Hari Buruh atau May Day tahun ini akan berlangsung kondusif. Aksi yang dilakukan setiap 1 Mei itu tak hanya diisi berbagai tuntutan terhadap kesejahteraan buruh, tapi kali ini akan dikemas berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

“Nanti nuansa beda. Seperti parade kebudayaan dan ada tampilan marching band, puisi dan silat,” kata Andi di sela-sela acara groundbreaking Rusunami Urban Town Loftvilles Serpong di Jalan Raya Bukit Sarua, Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis (27/4).

Dia menjelaskan, aksi dikemas lebih menarik dan berbeda karenakan selama ini banyak masyarakat cenderung takut terhadap aksi May Day. Dengan aksi yang lebih menarik dan simpatik, dia yakin May Day akan berlangsung tertib dan kondusif.

“Dulu May Day banyak yang takut, tapi nanti nuansa beda. Saya pastikan mayday 2017 akan jalan kondusif dan tidak akan ganggu ketertiban umum,” ujarnya.

KSPSI akan menggelar aksi unjuk rasa dengan menyampaikan empat tuntutan di depan Istana Merdeka, Jakarta pada puncak May Day 1 Mei mendatang. Buruh yang akan mengikuti aksi ini diperkirakan ratusan ribu.

Tuntutan pertama, pemerintah diminta memperbaiki sistem upah layak bagi buruh. Kedua, melawan setiap upaya pemberangusan serikat pekerja. Ketiga, pemerintah dituntut memperbaiki jaminan sosial. Terakhir pemerintah segera menyelesaikan masalah buruh PT Freeport yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) termasuk melawan kriminalisasi terhadap Ketua PUK KEP SPSI Freeport Sudiro.

 

https://www.merdeka.com/peristiwa/may-day-tahun-ini-dikemas-mirip-parade-kebudayaan.html