Tuesday, November 30, 2021
Home DIMENSI Oh, Begini Balasan AS ke Saudi Setelah Terima 460 M Dollar

Oh, Begini Balasan AS ke Saudi Setelah Terima 460 M Dollar

Sepertinya uang sebesar USD 460 miliar yang baru diambil dari Arab Saudi melalui kesepakatan investasi dan transaksi senjata masih terlalu “receh” bagi Donald Trump, jika dibandingkan dengan kompensasi yang harus diterima oleh para keluarga korban insiden 9/11.

Kemarin, Pemerintah Arab Saudi meminta Hakim New York untuk menolak sebanyak 25 lawsuit yang diajukan oleh keluarga para korban insiden 9/11, yang mana korbannya mencapai sekitar 3000 orang plus 20 ribu lainnya luka-luka. Lawsuit tersebut menuduh Arab Saudi ikut membantu dalam perencanaan dan pelaksanaan serangan 9/11, para keluarga korban meminta pemerintah Saudi untuk memberikan kompensasi.

Arab Saudi menolak tuntutan tersebut karena tidak ada bukti yang nyata keterlibatan Arab Saudi ataupun Lembaga-lembaga Saudi dalam insiden tersebut, selain itu Arab Saudi juga sebuah negara berdaulat, “enak saja main tuntut! We deserved sovereign immunity!”

Tuntutan ini merupakan implemetasi dari UU yang disahkan oleh Kongres AS, yaitu UU JASTA atau Justice Against Sponsors of Terrorism Act. Berdasarkan UU tersebut, para korban dapat menuntut pelaku ataupun sponsor terorisme. Dalam insiden 9/11 yang accused sebagai sponsornya adalah 3 negara, yaitu Arab Saudi, Emirates dan Qatar.

Dua WN Emirates dituduh melakukan penyerangan tersebut, sedangkan Qatar dituduh memfasilitasi Osama bin Laden melalui Aljazeera-nya untuk mempublikasi video Osama. Selain itu, Qatar juga dituduh melindungi dan membantu kaburnya Khalid Sheikh Mohamad, arsitek dibalik penyerangan tersebut, sampai akhirnya tertuduh ditangkap oleh FBI di Doha. Begitu kira-kira isi tuntutan.

Law Firms yang menangani kasus tersebut tidak mengambil biaya dari para kliennya, yaitu para keluarga korban, termasuk perusahaan asuransi, perusahaan penerbangan dan para pemilik saham WTC, dalam hal ini mereka memakai sistem “No Win, No Fee”. Kalau kasusnya menang, maka Law Firms mendapatkan persentase dari kompensasi.

There ain’t no such thing as a free lunch, dan pastinya Law Firms itu tidak akan mau mengurusi kasus tersebut kalau memang kompensasinya tidak besar. Sebagaimana yang sama-sama kita ketahui bahwa ketiga negara tertuduh tersebut memiliki sovereign wealth funds yang mencapai USD 2 triliun yang sebagian besarnya diinvestasikan di AS.

Bukti terkuat yang digunakan oleh para pengacara untuk menuntut Arab Saudi khususnya adalah dua orang pelaku penyerangan tersebut memiliki komunikasi dengan Kedutaan Arab Saudi di Washington, mereka juga mendapatkan bantuan finansial dari Kedutaan. Selain itu, Omar Al Fayumi, intelijen Saudi sebelumnya telah bertemu dengan dua pembajak pesawat di San Diego, dan bertanggungjawab atas penyewaan penginapan bagi kedua pembajak tersebut.

Kompensasi yang dituntut dari Arab Saudi saja mencapai USD 4000 miliar, uang sebanyak itu mungkin sulit didapatkan di tengah situasi seperti saat ini, harga minyak menurun, Saudi terlibat proxy war dimana-mana, Saudi juga sedang mengalami defisit anggaran. Mungkin Saudi harus menjual seluruh saham Aramco dan beberapa BUMN lainnya, itupun hanya cukup untuk membayar setengah tuntutan JASTA.

Ketiga negara Teluk saat ini akan dipusingkan dengan “Legal Battle”, yang cukup pelik dan rumit. Dalam hal ini, AS benar-benar menjalankan praktek “penjarahan sampai dollar terakhir” dan ingin membangkrutkan Teluk.

Inilah balasan AS kepada sekutunya yang selama ini membantu dan membiaya segala proxy war AS di dunia, sekutunya yang membuka tanah airnya untuk dibangun Pangkalan Militer AS.

Sebaik-baik Trump pada Teluk, tapi tetap jangan lupa sejak sebelum kampanye dia sudah mengatakan kalau jadi Presiden akan memeras uang Teluk sampai tetes dollar terakhir!

Sekali lagi, mari kita ikuti perkembangan serial ini besok dan besoknya lagi. Kita tidak mau menjadi Ahli Nujum, maka biarlah waktu yang menjawab. Tapi, apapun itu, jangan pernah lupa Al Baqarah 120 dan Almaidah 51.

 

Sumber : Oh, Begini Balasan AS ke Saudi Setelah Terima 460 M Dollar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments