Friday, September 24, 2021
Home Nasional PAN Dinilai Tak Loyal, Drajad: PDIP Bahkan Kerap Berseberangan dengan Jokowi

PAN Dinilai Tak Loyal, Drajad: PDIP Bahkan Kerap Berseberangan dengan Jokowi

Kandang banteng alias Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengeluhkan sikap partai politik koalisi pendukung pemerintah yang tidak menunjukkan sikap loyal. Melihat keluhan PDIP itu, kubu Partai Amanat Nasional langsung merespon.

Politisi PAN, Drajad H Wibowo, menilai adalah wajar sikap yang ditunjukkan PDIP yang mempersoalkan loyalitas partai koalisi dalam mendukung kebijakan Presiden Joko Widodo.

Drajad bahkan menilai sah-sah saja sikap PDIP jika mengharapkan seluruh partai koalisi di kabinet loyal terhadap kebijakan pemerintah.

“Harus diakui, PAN beberapa kali mengambil sikap politik yang berbeda dengan Presiden, seperti dalam Pilgub DKI Jakarta 2017. Presiden kan secara formal netral. Sementara PAN, termasuk Ketua Dewan Kehormatan, Pak Amien Rais, dan Ketua MPP Mas Tris (Sutrisno Bahir) yang juga Ketua KEIN, aktif berkampanye mengalahkan Ahok,” demikian ucap Drajad saat dihubungi media, Jumat (14/7).

“Pak Amien Rais bahkan sering berseberangan dengan Presiden. Pak Amien menjadi salah satu tokoh kunci demo 411/212 dan seterusnya dan banyak sekali kader PAN yang turun ke jalan. Jadi wajar jika PDIP melalui Mas Hasto (Sekjen) bersikap seperti itu,” jelas Dradjad.

Sikap tak sejalan PAN dengan pemerintah kembali terjadi terkait penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 tahun 2017 tentang Ormas. PAN memilih untuk tidak menyetujui kebijakan tersebut.

Drajad kemudian menyindir, sesungguhnya PAN bukanlah satu-satunya partai yang kadang tidak sejalan dengan pemerintah. Dalam hal ini, Drajad menyebut bahwa PDIP pun kerap kali berseberangan dengan sikap Jokowi.

Namun, ia juga mengingatkan perbedaan sikap antara pemerintah atau Presiden Jokowi dengan partai pendukung, tidak hanya PAN. Bahkan PDIP sendiri kerap kali berseberangan dengan Jokowi.

Dia mencontohkan masalah Menteri BUMN, Rini Soemarno. Sejak awal, dari kasus Rini dilarang ikut rapat Komisi VI DPR, PDIP adalah yang paling kencang. Padahal Rini adalah pembantu Presiden Jokowi, bahkan sering menjadi andalan Presiden.

“Mulai dari penolakan Rini hadir di Komisi VI, kritik keras terhadap PMN bagi BUMN hingga kasus Pelindo 2 Jakarta International Container Terminal (JICT) dan proyek Semen Indonesia di Rembang. PDIP selalu menggoyang Rini. Sementara sebaliknya, Presiden Jokowi terlihat mengandalkan Rini,” ujar Dradjad.

 

 

Sumber : PAN Dinilai Tak Loyal, Drajad: PDIP Bahkan Kerap Berseberangan dengan Jokowi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments