Saturday, September 25, 2021
Home DKI Jakarta Pandu Riono Ingatkan Pandemic Trap, ini Tanggapan Kemenkes

Pandu Riono Ingatkan Pandemic Trap, ini Tanggapan Kemenkes

Epidemiolog Pandu Riono

Harmonimedia – Epidemiolog Pandu Riono  memperingatkan tentang risiko Indonesia memasuki jebakan pandemi (pandemic trap). Kementerian Kesehatan menerima masukan dari Pandu Riono dan menegaskan langkah pemerintah yang tengah ditempuh saat ini.

“Kami mengapresiasi semua masukan para ahli yang mendukung upaya kita bersama untuk segera mengatasi pandemi,” kata juru bicara Kementerian Kesehatan Siti Nadia menanggapi pernyataan Pandu Riono, Sabtu (31/7).

Juru bicara vaksinasi Kementerian Kesehatan serta Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PML) Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menegaskan, saat ini pemerintah tengah menggencarkan tes COVID-19 dan pelacakan (tracing), juga pemberian vaksin. Itu adalah langkah pemerintah untuk mengatasi pandemi.

“Terkait usulan untuk memperkuat  testing dan tracing serta mempercepat vaksinasi, saat ini sudah terus kita gencarkan, bahkan ini sudah perintah langsung dari Menteri Dalam Negeri kepada seluruh gubernur dan bupati/wali kota untuk mencapai target testing, termasuk upaya percepatan vaksinasi,” kata Siti.

Sekarang, bukan hanya Indonesia yang berusaha keluar dari pandemi COVID-19. Hampir semua negara masih berjuang mengatasi virus Corona. Pada situasi seperti ini, peran masyarakat menjadi penting. Masyarakat perlu terus mematuhi protokol kesehatan (prokes) pencegahan COVID-19. Kedisiplinan masyarakat terhadap prokes COVID-19 adalah kunci untuk keluar dari pandemi COVID-19.

“Sampai saat ini bahkan negara maju dan besar seperti negara-negara Eropa, Jepang, Amerika Serikat, dan Australia juga belum menemukan strategi yang pasti berhasil mengatasi pandemi ini,” kata Siti.

Pandu Riono bicara jebakan pandemi

Sebelumnya, Pandu Riono dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) mengatakan Indonesia sedang menuju jalur jebakan pandemi atau pandemic trap. Dia mencuit lewat akun Twitter-nya, pilihan untuk keluar dari jebakan pandemi COVID-19 adalah 3M (tes, lacak, isolasi) dan vaksinasi.

“Pak @jokowi Indonesia sedang menuju jalur Jebakan Pandemi (Pandemic Trap) yg semakin dalam dan semakin sulit bisa keluar dengan lebih cepat. Respon kendali tak bisa dg tambal-sulam spt sekarang. Pilihannya hanya satu, kendalikan pandemi dg 3M, Tes-Lacak-Isolasi dan Vaksinasi,” tulis Pandu di Twitter seperti dilihat, Jumat (30/7).

Saat dihubungi, Pandu menjelaskan lebih lanjut alasan menyebut RI sedang menuju jebakan pandemi itu. Dia menyebut saat ini RI belum berhasil mengendalikan pandemi.

“Karena kan sampai sekarang kan kita belum berhasil mengendalikan pandemi, nggak beres-beres. Nggak ada tanda-tanda bahwa kita akan berhasil pakai cara apa pun. Artinya, kita bisa lama sekali baru bisa menyelesaikan pandemi. Jadi Pak Jokowi sudah berakhir masa jabatannya mungkin juga belum selesai,” kata Pandu.

red

 

 

Most Popular

Recent Comments