Thursday, October 21, 2021
Home ENERGI UMUM Pangkas Perizinan di ESDM, Jonan: Upaya Tingkatkan Investasi

Pangkas Perizinan di ESDM, Jonan: Upaya Tingkatkan Investasi

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatatkan realisasi investasi dalam sektor ESDM pada tahun 2016 mencapai USD 27 miliar. Yang terdiri dari investasi migas USD 10 miliar, listrik USD 8 miliar, minerba USD 7 miliar, serta sektor EBT sebesar USD 1,6 miliar.

“Perizinan sesuai perintah Pak Presiden (Joko Widodo), upaya untuk meningkatkan investasi sektor swasta maupun BUMN di dalam bidang investasi karena enggak semua bisa dibebankan kepada APBN. Kita di sektor ESDM itu PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) yang dikelola BKPM izin satu atap serta membuat proses perizinan online, sekarang sudah dikelola dan dikoordinasikan jadi satu di Pusdatin ESDM untuk seluruh direktorat jenderal,” ujar Menteri ESDM, Ignasisus Jonan saat konfrensi pers di Ruang Sarulla, Gedung Sekretariat Jenderal Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Rabu (14/6).

Untuk perizinan di 2017, Jonan mengatakan, di sektor migas akan menambah satu Permen (Peraturan Menteri) melalui Permen 29/2017. Permen tersebut nantinya akan menyederhanakan perizinan.

“Ini peraturan yang menyederhanakan perizinan, 104 perizinan menjadi 6 perizinan, dua terkait hulu dan 4 terkait hilir. Memang ini implementasinya masih bertahap, saya juga katakan ke semua rekan-rekan harus diterima sebagai satu perubahan pelayanan ke masyarakat. Layanan ini amanah, bukan dianggap sebagai kekuasaan,” terangnya.

Untuk sektor minerba melalui permen 34/2017, lanjut Jonan, akan ada 24 persetujuan yang dihapus, 38 rekomendasi dan perizinan diintegrasi, serta 117 izin di sektor minerba yang diringkas menjadi 6.

“Ini penting sekali. 6 perizinan apa 2 ditangani ESDM karena teknis dan 4 itu dikasih ke BKPM. Yang masih di tangani minerba itu IUPK eksplorasi dan IUPK operasi produksi, yang lainnya diserahkan BKPM,” jelasnya.

Untuk sektor kelistrikan, lanjut Jonan, tidak mengalami perubahan dalam Permen 35/2014. 10 perizinan telah di limpahkan ke BKPM termasuk IUPTL (Izin Usaha Penyediaan Tenaga Listrik).

Dan untuk subsektor EBT, akan ada penyederhanaan perizinan dari 31 menjadi 14 perizinan. Dimana, 4 diantaranya dikirim ke PTSP BKPM, dan 10 ditangani ESDM.

“Memang satu yang bisa kita lakukan sekarang pengurangan jumlah perizinan dan rekomendasi. Langkah berikutnya kecepatan proses, 10 izin dan 1 izin kan yang penting di dunia usaha kan cepetnya, kalau 1 izin 2 tahun sama aja,” pungkasnya.

 

Sumber : Pangkas Perizinan di ESDM, Jonan: Upaya Tingkatkan Investasi
Pangkas Perizinan di ESDM, Jonan: Upaya Tingkatkan Investasi
Jitunews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments