Pekerja Gapura Angkasa, Geruduk Kantor Erick Thohir

0
28

Harmonimedia.com -– Sekitar 100 orang pekerja yang tergabung dalam Perkumpulan pekerja di bidang ground handling melakukan aksi demo di depan Gedung Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jakarta, Jumat (28/2).

Para pekerja tersebut merupakan gabungan dari beberapa perusahaan outsourcing yang menuntut untuk dihapusnya sistem tersebut.

Maehardi selaku ketua aksi mogok mengatakan bahwa aksi demo tersebut dilakukan hanya untuk menuntut hak sebagai pekerja.

“Kita bekerja di ground handling, pekerja kita itu vital dan kita menuntut PT Gapura Angkasa harus mengangkat kita sebagai karyawan,” tegasnya.

Menurutnya, aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas status pekerja para karyawan. Aksi ini ditujukan untuk PT Gapura Angkasa selaku operator. Perusahaan ini merupakan anak usaha yang didirikan oleh tiga BUMN yaitu PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, PT Angkasa Pura I (Persero) dan PT Angkasa Pura II (Persero) yang bergerak dibidang usaha jasa ground handling.

Dikatakan juga, bahwa pihaknya selama ini tidak mendapatkan kejelasan atas pekerjaannya dengan sistem tersebut.

“Belum (karyawan tetap), kita selama ini di providerkan (dipekerjakan lewat perusahaan outsourcing), itu kita setiap dua tahun ganti provider,” tambahnya.

Di lokasi yang sama, salah satu peserta aksi demo yaitu Muhammad Toha menuturkan bahwa perbandingan antara karyawan kontrak dan karyawan tetap itu sangat jauh.

“Perbandingan pekerja itu di pekerjaan ini, 10 persen karyawan tetap dan 80 persen karyawan outsourcing,” katanya.

Saat aksi demonstrasi berjalan, pengawalan aparat kepolisian tetap dilakukan.

(idj/idj) / Foto : Jawapos