Friday, September 24, 2021
Home Nasional Pemerintah Menjamin Asuransi Kepada Petani Bila Gagal Panen

Pemerintah Menjamin Asuransi Kepada Petani Bila Gagal Panen

Menteri Pertanian (Mentan) RI, Andi Amran Sulaiman, mengatakan, salah satu bentuk perhatian pemerintah untuk meringankan beban petani adalah dengan memberikan jaminan asuransi, apabila terjadi gagal panen akibat bencana alam.

“Petani akan kita lindungi, jadi kalau terjadi banjir yang mengakibatkan gagal panen maka kerugian petani diganti oleh asuransi sebesar 6 juta rupiah per hektar,” ungkap Mentan Amran di hadapan awak media, usai acara Panen Raya Padi dan Serap Gabah yang diikuti seluruh petani se-Kabupaten Karang Anyar di Desa Kaliwuluh Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (8/3).

Lebih jauh, Amran menyampaikan, pihaknya juga akan mengendalikan harga gabah petani seperti instruksi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) kepada dirinya.

 

“Bapak Presiden RI memanggil saya untuk segera mengeluarkan Permentan yang mengatur harga gabah petani, yang selanjutnya kita tindaklanjuti dengan membetuk tim untuk serap gabah petani dengan harga Rp 3.700 per kg,” ujarnya.

“Dulu serapan kita hanya 2.000 ton per hari, sekarang bisa mencapai 14 ribu ton per hari sehingga  naik 700 %, tetapi sesuai target bapak Presiden RI kepada saya dibutuhkan 20 ribu ton per hari dan Insya Allah akan tercapai apabila kita bersatu, hal tersebut akan menjadi kekuatan yang luar biasa,” lanjut Amran.

Amran juga menyampaikan bahwa bila hasil panen padi petani melimpah, maka Bulog dapat menggunakan gudang kantor desa atau bila perlu menyewa gudang kosong yang ada di desa.

“Para petani tidak perlu khawatir bila panen melimpah karena Bulog akan tetap membeli gabah petani. Kalau perlu Bulog dapat menyewa gudang kosong untuk penyimpanan sementara,” ungkapnya.

Sementara itu, menjawab pertanyaan awak media seputar impor beras, Amran menegaskan bahwa pihaknya sudah tak melakukan impor tersebut. Ia pun menyampaikan bahwa pihaknya akan memenuhi dulu kebutuhan beras dalam negeri, setelah itu ekspor, karena hal tersebut merupakan wujud keberhasilan swasembada pangan nasional.

“Kita sudah tidak impor beras, bahkan bisa ekspor. Alhamdulilah beberapa waktu, Menteri Pertanian Malaysia datang khusus ke Indonesia dan minta ekspor beras ke Malaysia butuh 3 juta ton,” pungkasnya.

Sebagai informasi, turut hadir dalam acara acara Panen Raya Padi dan Serap Gabah tersebut antara lain, Bupati Karanganyar Drs. H. Yuliatmono, Danrem 074/Warstratama Surakarta Kolonel Inf Maruli Simanjuntak, para Dandim Jajaran Kodam IV/Diponegoro, Kepala Divisi Regional Bulog dan para Petugas Penyuluh Lapangan (PPL).

 

@jitunews http://www.jitunews.com/read/54539/pemerintah-menjamin-asuransi-kepada-petani-bila-gagal-panen#ixzz4ang5K9NY

Most Popular

Recent Comments