Saturday, October 16, 2021
Home Nasional Pemilihan Ketua KPU diupayakan lewat musyawarah mufakat

Pemilihan Ketua KPU diupayakan lewat musyawarah mufakat

Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan memilih posisi Ketua untuk masa jabatan 2017-2022. Pemilihan Ketua akan dilakukan dalam rapat pleno pada pukul 14.00 WIB di Gedung KPU RI, Jakarta Pusat.

Komisioner KPU Arief Budiman menjelaskan pemilihan posisi Ketua KPU akan diusahakan melalui jalur musyawarah mufakat. Apabila musyawarah mufakat tak terlaksana, maka setiap Komisioner KPU akan memilih calon yang akan ditunjuk secara tertulis atau dengan kata lain Komisioner KPU akan memilih calon yang hanya diketahui oleh dirinya sendiri.

“Kalau toh misalnya dengan metode (musyawarah mufakat) itu tidak bisa tercapai, ada metode kedua sama dengan musyawarah mufakat. Cuma tidak disampaikan secara lisan. Tapi disampaikan secara tertulis, melalui apa? Melalui tulisan siapa yang dikehendaki untuk dipilih,” kata Arief di Gedung KPU, Jakarta, Rabu (12/4).

Pemilihan Ketua KPU hanya akan diikuti oleh tujuh Komisioner. Arief menjelaskan sesuai mekanisme, Pemilihan memang hanya dapat diikuti oleh Komisioner.

“Anggota saja yang punya suara. Tapi dalam proses itu, ada Sekretaris Jenderal dia notulensi, dia mencatat, tapi dia tidak punya hak suara,” katanya.

KPU Periode 2017-2022 diisi oleh lima wajah baru, mereka di antaranya Ilham Saputra, Evi Novida Ginting Manik, Wahyu Setiawan, Pramono Ubaid Tanthowi dan Viryan. Sisanya, dua Komisioner merupakan wajah lama yaitu Hasyim Asy’ari dan Arief Budiman.

Tujuh Komisioner dilantik oleh Presiden Joko Widodo Istana Negara berbarengan dengan pelantikan lima Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Periode 2017-2022. Pelantikan tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 43 Tahun 2017 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Komisioner Komisi Pemilihan Umum. [dan]

 

 

https://www.merdeka.com/peristiwa/pemilihan-ketua-kpu-diupayakan-lewat-musyawarah-mufakat.html

Most Popular

Recent Comments