Sunday, November 28, 2021
Home Politik Pengamat: Semua Parpol Perlu Diverifikasi Ulang

Pengamat: Semua Parpol Perlu Diverifikasi Ulang

Komisi Pemilihan Umum (KPU) dipastikan akan bekerja berdasarkan Undang-Undang Pemilu yang telah disahkan dalam tahapan verifikasi partai politik (parpol) peserta Pemilu 2019.

Ketua KPU, Arief Budiman, menguraikan, KPU tidak akan memverifikasi ulang partai politik peserta Pemilu 2014 yang akan kembali mendaftar sebagai peserta Pemilu 2019.

“Ya perintah Undang-Undangnya begitu. Untuk partai politik yang telah terverifikasi dan lolos,” kata Arief di Jakarta kemarin, Senin (7/8).

Lebih lanjut dia mengatakan, mengacu hasil verifikasi 2014, ada 12 parpol nasional dan tiga parpol lokal yang lolos masuk menjadi peserta Pemilu 2019.

Menanggapi hal ini, pengamat politik dan peneliti dari INDO Survey and Strategy, Herman Dirgantara, menilai, perlu adanya azas keadilan dalam pasal verifikasi UU Pemilu. Dia menjelaskan, hal ini merupakan hak konstitusional rakyat untuk tahu sejauh mana parpol melakukan kaderisasi dan pendidikan politik.

“Karena parpol adalah pilar demokrasi, maka rakyat punya hak konstitusional untuk tahu sejauh mana mereka melakukan kaderisasi dan pendidikan politik. Ini sudah 5 tahun, semua parpol perlu diverifikasi ulang,” imbuh Herman, Selasa (8/8).

Namun dirinya menambahkan, pasal verifikasi di UU Pemilu kemungkinan besar tidak akan dipersoalkan di Mahkamah Konstitusi (MK) kecuali oleh partai-partai non-parlemen.

“Jadi pertanyaan mengapa otomatis lolos. Seharusnya demi asas keadilan, verifikasi harus mencakup semua parpol. Tapi karena sama-sama cari aman, kemungkinan hanya akan digugat oleh parpol non-parlemen,” tandas Herman.

 

Sumber : Pengamat: Semua Parpol Perlu Diverifikasi Ulang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments