Pentagon keliru sebut Taiwan bagian dari Cina dalam dokumen laporan nuklir

0
209

Departemen Pertahanan Amerika Serikat menghapus dan memposting ulang laporan kebijakan nuklir 2018 dari situsnya setelah secara keliru memberi label Taiwan sebagai bagian dari daratan Cina. “Ada kesalahan yang tercetak dalam laporan kebijakan nuklir 2018,” ujar juru bicara Pentagon kepadaThe Japan Times pada hari Sabtu, (3/2). Sebelumnya dokumen yang dirilis Jumat di Washington telah dihapus dari situs Departemen Pertahanan selama beberapa jam sampai koreksi dilakukan.

Amerika Serikat menjalin hubungan diplomatik dengan Cina sejak tahun 1979, kebijakan ini memotong hubungan diplomatik dengan Taiwan sebagai bagian dari kebijakan ‘Satu-Cina’. Meskipun begitu Washington telah mempertahankan hubungan persahabatan tidak resmi dengan Taipei, termasuk menjual senjata.

Pihak Pemerintah Cina masih menganggap Taiwan sebagai provinsi yang melepaskan diri, dan berencana untuk menyatukan kembali dengan kekuatan militer jika diperlukan. Hubungan ini semakin dingin setelah terpilihnya Tsai Ing-wen dari Partai Demokrat Progresif atau DPP yang condong kepada kemerdekaan Taiwan dari Cina. Ia meraih kemenangan dalam pemilihan umum Januari 2016, yang sekaligus mengakhiri kepemimpinan delapan tahun Presiden Ma Ying-jeou yang pro Beijing.

Departemen Pertahanan mengatakan bahwa kesalahan tersebut tidak akan mempengaruhi sikap Amerika Serikat mengenai masalah ini.

“Laporan kebijakan Pemerintah Amerika Serikat terhadap Taiwan tetap konsisten di tujuh pemerintahan presiden dan didasarkan pada Undang-Undang Hubungan Taiwan tahun 1979, tiga asosiasi gabungan Amerika Serikat-Cina dan enam kebijakan,” ujar juru bicara Pentagon seperti dilansir dari The Japan Times, Selasa (4/2).

Hubungan sensitif ini bukanlah insiden pertama yang dilakukan Pemerintah Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump.

Berbeda dengan presiden sebelumnya, Trump pada Desember 2016 lalu, menghubungi Presiden Taiwan Tsai Ing-wen selama 10 menit melalui sambungan telepon. Serta kebijakan penjualan senjata ke pemerintah Taiwan sebesar USD 1,42 miliar pada 2017.

Sebulan lalu Langkah Amerika Serikat (AS) untuk memperkuat hubungannya dengan Taiwan membuat Cina murka. Beijing selama ini menentang negara-negara yang mengejar hubungan dengan negara kepulauan itu.

Komite Urusan Luar Negeri AS mengeluarkan dua rancangan undang-undang (RUU) yang bertujuan untuk memperkuat kemitraan Amerika Serikat-Taiwan. Satu undang-undang yang disebut Taiwan Travel Act, mendorong kunjungan tingkat tinggi antara Washington dan Taipei di semua tingkat pemerintahan. Sementara undang-undang yang kedua mendukung Taiwan di Badan Kesehatan Dunia (WHO).[frh]

 

Sumber : https://www.merdeka.com/dunia/pentagon-keliru-sebut-taiwan-bagian-dari-cina-dalam-dokumen-laporan-nuklir.html

Comments

comments