Wednesday, October 27, 2021
Home Nasional Penyebab Sopir Angkot Tanah Abang Mau Demo Anies Baswedan

Penyebab Sopir Angkot Tanah Abang Mau Demo Anies Baswedan

Para pengemudi angkutan kota jurusan Tanah Abang berencana menggelar demonstrasi terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di depan Balai Kota DKI Jakarta pada Senin, 22 Januari 2018. Selain demonstrasi di Balai Kota DKI, sopir angkot juga akan unjuk rasa di DPRD DKI dan Mahkamah Agung untuk menuntut Jalan Jatibaru Raya dan putaran di depan Blok A Tanah Abang kembali dibuka.

Salah satu sopir angkot yang ikut berdemo Abdurahman (40 tahun) mengatakan penutupan Jalan Jatibaru membuat pendapatannya menurun. Dia mengatakan penutupan itu membuat kawasan Tanah Abang tambah macet. “Jadi bensin saya boros. Makanya nih ikut demo,” kata pengemudi angkot M-10 jurusan Tanah Abang-Jembatan Lima itu.

Senada dengannya, Solihin (49 tahun) sopir angkot JP 03 jurusan Bendungan Hilir-Roxi juga mengatakan penutupan jalan di Tanah Abang menyulitkan banyak orang. Oleh karena itu, selain sopir angkot, Solihin berujar para pedagang dan porter juga akan ikut demo. Dia mengklaim akan ada ribuan orang yang ikut demo ini. “Penutupan jalan itu nyusahin kami,” kata dia.

Menurut pantauan Tempo, puluhan hingga ratusan mobil angkot kini tengah berkumpul di sepanjang Jalan Jati Baru, Tanah Abang. Angkot yang berkumpul punya trayek melalui kawasan Pasar Tanah Abang, di antaranya angkot APB JP 03 dan mikrolet M 08, M 09, M 11 serta M 10.

Sebelumnya, dalam konsep penataan kawasasan Tanah Abang tahap pertama, Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno menutup Jalan Jati Baru Raya yang ada di depan Stasiun Tanah Abang pada pukul 08.00-18.00 setiap hari. Penutupan berlaku untuk kedua jalur, baik yang mengarah ke Jalan Kebon Jati maupun sebaliknya. Kendaraan pribadi dan umum dilarang melintasi jalan itu pada waktu yang telah ditentukan.

Anies kemudian memperbolehkan PKL yang biasa berdagang di trotoar berjualan di salah satu jalur yang mengarah ke Jalan Kebon Jati. Sedangkan satu jalur lainnya digunakan untuk perlintasan bus Transjakarta.

Setelah itu, pada 9 Januari 2018, pemerintah juga menutup putaran di depan Blok A Tanah Abang mulai pukul 12.00 sampai 18.00 WIB. Penutupan putaran ini kemudian juga menuai pro-kontra, terutama dari para porter yang kesulitan mengantarkan barang.

 

 

 

Sumber :
https://today.line.me/ID/pc/article/Penyebab+Sopir+Angkot+Tanah+Abang+Mau+Demo+Anies+Baswedan-PkLZgr

Most Popular

Recent Comments