Thursday, October 21, 2021
Home DIMENSI Persiapan PD 2022 Terganggu Pasca Arab Saudi cs Musuhi Qatar

Persiapan PD 2022 Terganggu Pasca Arab Saudi cs Musuhi Qatar

FIFA sendiri bahkan telah melakukan komunikasi dengan Komite Tertinggi Penyelenggara Piala Dunia 2022 untuk segera melakukan peninjauan kondisi dan perkembangan terkini terkait adanya tujuh negara yang memilih memutuskan hubungan diplomasi dengan Qatar.

Sebagai gambaran, belakangan publik dunia disajikan pemberitaan tentang kisruh yang terjadi di Qatar. Parahnya, kisruh tersebut menyeret-nyeret beberapa aspek kehidupan termasuk sepak bola.

Arab Saudi cs belakangan menuding Qatar yang sedang dalam performa ekonomi yang mapan membiayai aksi-aksi terorisme yang ada di Timur Tengah. Sedangkan sepak bola itu sendiri tidak bisa digelar di negara yang mendukung terorisme dan parahnya FIFA jauh-jauh hari telah menunjuk Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022.

Sontak persiapan pesta sepak bola empat tahunan di Qatar oun menjadi kisruh. Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) langsung bereaksi dengan melakukan sejumlah komunikasi dengan pemerintah federal dan Persatuan Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) perihal bagaimana menanggapi situasi ini. Yang jelas, mereka menilai apabila sepak bola tidak boleh diselenggarkaan di negara yang mendukung terorisme.

Sebelumnya, karena alasan yang sama, negara-negara Arab seperti Arab Saudi, Mesir, Bahrain, dan Yaman memutuskan hubungannya dengan Qatar. Kisruh pun pecah dan melebar ke segala aspek.

Terkait sepak bola dan Piala Dunia 2022, setelah FIFA dan DFB menunjukan sikap, kali ini giliran Asosiasi Sepak Bola Asia (AFC). Kondisi kekinian soal Qatar rupanya bakal ditinjau oleh AFC selaku federasi sepak bola dari salah satu negara terkaya tersebut. Hanya saja, pihak AFC juga mengakui bahwa Qatar adalah salah satu negara paling berpengaruh di organisasi sepak bola tertinggi Asia itu.

AFC mengungkapkan bahwa Qatar sesungguhnya adalah negara yang baik. Banyak partandingan sepak bola antar negara di Asia yang kebetulan sedang berkonflik atau ada masalah diplomatik, acap kali Qatar bersedia menjadi tuan rumah bagi pertandingan tersebut. Mereka yang kerap menjadikan Qatar sebagai ‘kandang’ adalah Iran, Lebanon, Suriah, Irak, dan Yaman yang belakangan ikut memutus hubungan dengan Qatar.

“Kami memantau situasi dengan sangat ketat, terutama yang melibatkan ofisial pertandingan yang tengah berpergian dan juga karena Qatar adalah tuan rumah dari banyak anggota kami yang menggelar pertandingan di tempat netral,” ujar Sekretaris Jenderal AFC, Windsor John, kepada Reuters.

“Saat ini semua yang kami ketahui berasal dari media, jadi kami juga perlu berbicara dengan asosiasi anggota kami di Qatar untuk mengetahui situasi yang buruk, atau situasi sebenarnya. Jadi semua menunggu sampai kami mendapatkan informasi yang kami belum ketahui,” tambah John.

Itu artinya, negara-negara yang telah disebutkan di atas untuk sementara harus mencari tempat netral lain apabila Qatar tidak memungkinkan untuk menggelar pertandingan bagi mereka. Menariknya, Tim Nasional Qatar sendiri akan menggelar laga kualifikasi Piala Dunia 2018 di Doha pada Rabu (14/7) depan.

“Saat ini kami perlu memeriksa bagaimana venue netral akan terkena dampaknya, dan kami harus kembali ke negara-negara yang telah memilih Doha sebagai tempat netral yang mereka gunakan. Kami perlu membuat peraturan untuk menghadapi situasi ini dan kami akan terus memantaunya,” kata John lagi.

 

 

Sumber : Persiapan PD 2022 Terganggu Pasca Arab Saudi cs Musuhi Qatar
Persiapan PD 2022 Terganggu Pasca Arab Saudi cs Musuhi Qatar
Jitunews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments