Tuesday, August 3, 2021
Home MINYAK & GAS Pertamina: Harga Premium Seharusnya Rp 8.600/Liter, Solar Rp 8.350/Liter

Pertamina: Harga Premium Seharusnya Rp 8.600/Liter, Solar Rp 8.350/Liter

PT Pertamina (Persero) menyebut, harga jual Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium dan Solar subsidi yang ditetapkan pemerintah tidak sesuai dengan harga aslinya.

Direktur Pemasaran Pertamina, M Iskandar, mengatakan, ‎jika mengacu formula pembentukan harga Premium 103,92 persen Harga Indeks Pasar (HIP) RON 88 ditambah Rp 830 per liter, ditambah 2 persen harga dasar seharusnya harga Premium Rp 8.600‎ per liter.

Namun pemerintah memutuskan harga Premium tetap Rp 6.450 per liter, untuk wilayah penugasan di luar Jawa, Madura dan Bali. Dengan begitu Pertamina mengganggu selisih harga jual sebesar Rp 2.150 per liter.

“Jadi kalau premium JBT (jenis BBM tertentu) berdasarkan formula yang disepakati dengan SK Menteri yaitu 103,92% Harga Indeks Pasar (HIP)+Rp 830 per liter+ 2% harga dasar ini berdasarkan formula harga itu pada Rp 8.600 sekian per liter untuk periode harga April sampai Juni,” tutur Iskandar saat rapat dengan Komisi VII DPR Jakarta, Senin (19/3).

Sementara itu, untuk pembentukan harga solar mengacu pada formula 102,38 persen HIP minyak solar ditambah 900 per liter dikurangi subsidi Rp 500 per liter.

Dengan begitu, harga solar sesungguhnya Rp 8.350 per liter. Namun, pemerintah memutuskan harga solar subsidi tetap Rp 5.150 per liter, selisih antara harga jual dan harga beli BBM Rp 3.200‎ per liter.

Menurut Iskandar, jika tidak ada penyesuaian harga maka Pertamina akan menanggung potensi kehilangan pendapatan atau potential loss dengan total Rp 3,9 triliun.

“Kalau ditambah premium Jawa, Madura, Bali (Jamali) Rp 3,9 triliun,” tandasnya.

 

 

Sumber : Pertamina: Harga Premium Seharusnya Rp 8.600/Liter, Solar Rp 8.350/Liter
Pertamina: Harga Premium Seharusnya Rp 8.600/Liter, Solar Rp 8.350/Liter
Jitunews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments