Friday, September 24, 2021
Home Nasional Pihak Kapal Pesiar MV. Caledonia Sky Bakal Dikenakan UU Konservasi

Pihak Kapal Pesiar MV. Caledonia Sky Bakal Dikenakan UU Konservasi

Direktur Jenderal Pengelolaan ruang Laut, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Brahmantya Satyamurti Poerwadi, mengatakan bahwa pihak Kapal Pesiar MV. Caledonia Sky telah melanggar sejumlah kebijakan pemerintah Indonesia dengan merusak ekosistem laut di kawasan konservasi Raja Ampat. Pasalnya kawasan kepulauan Raja Ampat merupakan Kawasan Konservasi Perairan yang telah ditetapkan oleh Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 36/KEPMEN-KP/2014 tentang Kawasan Konservasi Perairan Kepulauan Raja Ampat di Provinsi Papua Barat.

“Dengan melakukan pengrusakan di wilayah konservasi laut Raja Ampat berarti dengan sendirinya sudah melanggar kebijakan pemerintah Indonesia, dan harus dikenakan tuntutan UU konservasi yang berlaku,” kata Brahmantya Satyamurti Poerwadi saat melakukan konferensi pers di Kantor KKP, Rabu (15/3).

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa sejumlah Undang-Undang yang dilanggar dan menjadi tuntutan kita saat ini adalah UU No. 1 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang No. 27 tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil, pasal 35 menyebutkan bahwa dalam pemanfaatan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, setiap orang secara langsung atau tidak langsung dilarang merusak terumbu karang yang menimbulkan kerusakan ekosistem terumbu karang.

 

Selain itu, Undang-Undang No. 31 tahun 2004 jo Undang-Undang No. 45 tahun 2009, pasal 7 menyebutkan bahwa setiap orang wajib memenuhi ketentuan dalam kawasan konservasi, pasal 12 menyebutkan bahwa setiap orang dilarang melakukan perbuatan yang mengakibatkan pencemaran dan/atau kerusakan sumber daya ikan dan atau lingkungannya di WPP-RI. Selain Undang-undang tersebut juga akan ditinjau dari Undang-Undang tentang Perlindungan Lingkungan Hidup dan Undang-Undang terkait lainnya.

Selanjutanya target tim bersama yang terdiri dari KKP, Kemenko Kemaritiman, KLHK, Kemhub, Kemenpar, Kemenkumham, Kejaksaan Agung serta Polri akan memastikan apakah penanganan kapal tersebut telah sesuai prosedur. Selain itu juga akan mencari pihak-pihak yang ikut terlibat dalam penanganan kapal tersebut sampai dilepas dan memastikan siapa pemilik/agent kapal tersebut serta kelengkapan dokumen kapal. Selain itu juga akan mengumpulkan data pihak-pihak yang melakukan perhitungan pengukuran kerusakan untuk klaim ganti rugi (info sementara tim dari Universitas Papua), menggali informasi bagaimana tanggung jawab pihak kapal terhadap kerusakan yang ditimbulkan.

@jitunews http://www.jitunews.com/read/54934/pihak-kapal-pesiar-mv-caledonia-sky-bakal-dikenakan-uu-konservasi#ixzz4bNtlVq7s

Most Popular

Recent Comments