Monday, October 25, 2021
Home ENERGI UMUM PLN Tingkatkan Rasio Elektrifikasi di Maluku

PLN Tingkatkan Rasio Elektrifikasi di Maluku

PT PLN (Persero) telah melakukan groundbreaking Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Tulehu di Desa Suli, Tulehu, Maluku Tengah, Selasa (20/6).

Pembangunan ini dirancang untuk meningkatkan rasio elektrifikasi di wilayah regional Ambon untuk dapat mengaliri listrik di 277 desa hingga 2019-2020 mendatang dan juga sebagai program 35.000 Mega Watt (MW) yang dirancang Pemerintah.

Direktur Regional Wilayah Maluku Papua PT PLN, Hariyanto WS, mengatakan bahwa rasio elektrifikasi di wilayah Ambon saat ini baru mencapai 78 persen. PLN menargetkan bisa mencapai 90 persen dalam kurun waktu tiga tahun mendatang.

“Rasio elektrifikasi yang 78 persen ini akan ditingkatkan menjadi 90 persen hingga 2019. Rata-rata 90 desa baru terlistriki setiap tahunnya. Untuk itu, PLN terus bekerja keras meningkatkan kapasitas,” ujar Hariyanto dalam sambutannya pada acara groundbreaking PLTP Tulehu, Tulehu, Maluku Tengah, Selasa (20/6).

Untuk meningkatkan rasio elektrifikasi ini, nantinya PLN akan membangun beberapa pembangkit listrik di pulau-pulau yang masuk wilayah Maluku dengan kapasitas mencapai 270 Mega Watt (MW) di Pulau Seram, Buru, Tual dan Ambon.

“Guna memenuhi kapasitas listrik itu, PLN akan memaksimalkan Energi Baru Terbarukan (EBT), salah satunya dengan pembangunan PLTP Tulehu ini,” terang Hariyanto.

Dalam pembangunan PLTP Tulehu, Haryanto menjelaskan, akan ada dua tahap dalam pengerjaannya dengan melakukan pengeboran empat sumur yang terdiri atas tiga sumur produksi dan satu sumur injeksi.

“Tentu ini akan memperkuat sistem kelistrikan di Pulau Ambon dengan daya mampu 61,9 MW dengan beban puncak 54 MW yang dihasilkan dari PLTD,” paparnya.

Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Tulehu memiliki potensi sebesar 60 MW dan untuk awal proyek ini, PLN mengembangkan sebesar 2 x 10 MW.

 

Sumber : PLN Tingkatkan Rasio Elektrifikasi di Maluku
PLN Tingkatkan Rasio Elektrifikasi di Maluku
Jitunews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments