PN Jakut Jatuhkan Denda Pelanggar Perda No.79 2020 Tentang Pelaksanaan PSBB

0
29

Harmoni Media – Pengadilan Negeri (PN), Jakarta Utara, lakukan penegakan hukum sidang Yustisi terhadap para pelanggar ketentuan Perda Nomor 79 tahun 2020 tentang  Pelaksanaan PSBB dalam pencegahan Covid19 di wilayah DKI Jakarta, Hari ini Rabu (16/9).

Sidang operasi Yustisi dilaksanakan dalam rangka mendukung pemerintah dengan melalui penegakan hukum untul menekan laju penyebaran pandemi covid 19 khususnya di wilayah hukum Jakarta Utara yang untuk tahap pertama di kawasan Danau Sunter. Bertindak sebagai hakim tunggal yaitu Sarwono, SH.MH dengan dibantu oleh panitera pengganti Johnson Ricardo,SH.MH.

Sidang Yustisi dimulai sekitar pkl.08.30 WIB s/d pkl.10.00. Para pelanggar dijatuhi denda sebesar Rp.50.000,- karena melanggar ketentuan pasal 5 di mana dalam Pergub max  denda Rp.250 ribu dan minimal Rp.50 ribu , karena baru diterapkan menggunaka denda minimal , jika tidak diganti denda kerja bakti selama 1 jam dan ditambah  biaya perkara Rp. 5000. Beberapa pelanggar ada yang minta dijatuhi pidana subsidair yaitu kerja bakti selama 1 (satu) jam.

Humas PN Jakarta Utara, Djuyamto SH MH, mengatakan, sidng operasi Yustisi dilaksanakan dalam rangka mendukung pemerintah dengan melalui penegakan hukum untul menekan laju penyebaran pandemi covid 19 khususnya di wilayah hukum Jakarta Utara

“Hasil sidang operasi Yustisi tersebut terdata +- 75 pelanggar, dengan rincian 98% tidak menggunakan masker sebagaimana mestinya, lalu 2% Tidak pakai masker sekali, kemudian 90% dijatuhi  denda, sisanya 10% sanksi kerja bhakti,” terang  Humas Djuyamto.

Sidang operasi Yustisi penegakan Pergub No.79 tahun 2020 tersebut akan dilakukan berkesinambungan di beberapa lokasi yang sudah ditetapkan.

Hadir dalam kesempatan tersebut wakil walikota Jakarta Utara, Dandim 0452 Jakarta Utara, Kapolres serta Kajari Jakarta Utara dan puluhan petugas polisi, TNI, Sat pol PP, turut mengamankan operasi tersebut. (Butet)