Tuesday, August 3, 2021
Home Nasional Polisi pastikan siswi SMK ditemukan tewas di Pantai Medewi bukan korban pembunuhan

Polisi pastikan siswi SMK ditemukan tewas di Pantai Medewi bukan korban pembunuhan

Polisi memastikan Kadek Sri Utami (17), bukan korban pembunuhan. Siswi kelas XI SMK Negeri 5 Jembrana, Bali, itu ditemukan mengapung oleh nelayan di Pantai Medewi, Pekutatan, Selasa (20/2) kemarin.

“Pastinya korban meningal karena tenggelam, dan kami pastikan korban bukan di bunuh atau korban pembunuhan,” ucap Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo, Rabu (21/2).

Kepastian tersebut, setelah kepolisian melihat hasil visum et refertum jenazah bagian luar yang menunjukkan tidak adanya tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh remaja asal Banjar Baler Setra, Desa Medewi, Pekutatan tersebut. Hanya pada bagian hidung yang mengeluarkan darah diduga akibat kesulitan bernapas saat tenggelam.

Namun saat ditanya apakah korban tenggelam karena terseret arus saat mandi atau tenggelam karena sengaja menenggelamkan diri, kepolisian belum berani memastikannya.

“Kami belum berani menyimpulkan apakah korban tenggelam karena terseret arus saat mandi ataukan karena bunuh diri karena minim saksi dan bukti,” tandasnya.

Sebelumnya, siswi kelas XI SMK Negeri 5 Jembrana, Kadek Sri Utami (17) hilang sejak Senin (19/2) akhirnya terjawab. Warga asal Banjar Baler Setra, Desa Medewi, Kecamatan Pekutatan, Jembrana ini ditemukan tewas mengapung di laut.

Jasad Kadek ditemukan pukul 19.20 Wita, Selasa (20/2), oleh seorang nelayan bernama Ahmadi asal Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Jembrana Bali.

Korban ditemukan mengapung dilaut sekitar 10 kilometer dari Selatan Pura Rambut Siwi. Pada saat menemukan korban, Ahmadi sedang memancing ikan menggunakan perahu dan melihat korban yang dalam kondisi mengapung.

Tanpa rasa takut, Ahmadi kemudian menaikkan korban ke perahunya, kemudian dibawa ke Pelabuhan perikanan Pengambengan. Lalu Ahmadi langsung menghubungi Basarnas Jembrana untuk memberikan informasi penemuan korban tersebut.

Komang Suartika, sebagai Perbekel atau Kepala Desa ketika di konfirmasi lewat sambungan handphone membenarkan penemuan korban. Suartika juga menambahkan, jasad dipastikan Kadek Sri setelah orang tua korban mengenalinya. Hingga kini polisi belum memastikan penyebab kematian korban.

“Baru saja jenazah korban tiba di darat yang dibawa oleh nelayan. Sudah dibawa ke RSUD Negara untuk diperiksa,” ucapnya Selasa (20/2) malam. [gil]

 

 

 

Sumber : https://www.merdeka.com/peristiwa/polisi-pastikan-siswi-smk-ditemukan-tewas-di-pantai-medewi-bukan-korban-pembunuhan.html

Most Popular

Recent Comments