Sunday, November 28, 2021
Home NASIONAL UMUM Polisi Ungkap Mata Rantai Kasus Penyelundupan Sabu 1 Ton Bos Besar Narkoba

Polisi Ungkap Mata Rantai Kasus Penyelundupan Sabu 1 Ton Bos Besar Narkoba

Sebuah fakta baru terungkap ketika proses rekonstruksi kasus penyelundupan satu ton sabu ke Anyer, Banten, oleh jajaran Kepolisian Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, di Bandara Soekarno Hatta. Fakta baru itu mengungkapkan ada tiga tersangka lain yang berisial AS, AP, dan AB yang terlibat dalam jaringan besar narkoba Taiwan ini. Tiga tersangka saat ini sudah ditangkap oleh kepolisian Taiwan tidak lama setelah pengungkapan sabu satu ton tersebut.

“Total ada tujuh orang yang awalnya datang ke Indonesia pada bulan Juni. Tapi tujuh orang tersebut datang secara bertahap,” terang Kasubdit III Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Bambang Yudhantara kepada wartawan di Jakarta, Kamis, (3/8).

AKBP Bambang melanjutkan, bahwa dua pelaku datang pada Minggu (4/6), dan pada Selasa (6/6). Kemudian disusul empat orang tersangka. Terakhir satu pelaku datang pada Selasa (6/6) malam.

Begitu ketujuh pelaku tiba di Jakarta, mereka selanjutnya berkumpul di sebuah rumah di perumahan mewah Duta Garden, Juru Mudi Baru, Benda, Tangerang, yang telah disewa oleh AN, seharga Rp 20 juta selama satu tahun.

“Rumah ini yang rencananya dipakai untuk gudang jika sabu tersebut tiba di Anyer,” ungkap AKBP Bambang.

Tapi, usai satu pekan berada di rumah tersebut tujuh pelaku pergi lagi menuju Malaysia karena merasa gerak-geriknya sudah tercium pihak kepolisian. Pasca dua hari berada di Negeri Jiran kemudian mereka kembali lagi ke Jakarta dengan empat orang menuju perumahan Duta Garden sementara tiga orang kembali ke Taiwan.

Saat ini penyidik masih mencari tahu peran tiga orang yang ditangkap polisi Taiwan tersebut.

“Kita nanti akan memeriksa tiga orang itu di Taiwan untuk mengetahui peran ketiganya,” ujar AKBP Bambang.

Jadi saat ini total pelaku berjumlah 12 orang dengan satu tersangka tewas ditembak aparat karena melawan saat hendak ditangkap.

Hari ini, Kamis, (3/8), jajaran Kepolisian Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi pengungkapan kasus penyelundupan sabu satu ton di kawasan Pantai Anyer, Banten, pada Kamis (13/7).

Rekonstruksi dimulai di Bandara Soekarno Hatta dengan menghadirkan tiga pelaku yakni Chen Wei Cyuan, Liao Guan Yu, dan Hsu Yung Li dengan memperagakan 26 adegan. Namun, selama mengikuti proses rekontruksi Chen Wei Cyuan terpaksa menggunakan kursi roda akibat luka tembak di kaki kiri yang belum sembuh.

Rekonstruksi akan dilanjutkan ke perumahan Duta Garden, lalu dilanjutkan di dua hotel di kawasan Jakarta Barat dan tempat penyewaan mobil di wilayah Jakarta Pusat.

Kasus penyeludupan sabu itu terungkap setelah polisi menangkap empat warga Taiwan di Serang, Banten pada Kamis (13/7) dini hari. Keempat tersangka yang berkewarganegaraan Taiwan itu yakni LMH, CWF, LGY, dan HYL. Sedangkan, LMH sebagai pimpinan penyelundup narkoba tersebut ditembak mati karena berusaha menabrak petugas dengan mobil saat penyergapan.

Setelah menangkap empat penyelundup tersebut, polisi kembali menangkap lima anak buah kapal (ABK) asal Taiwan TCH, SCF, KCY, KCH, dan JJS saat mengamankan kapal mewah Yacht dengan nama Wanderlust yang mengangkut satu ton sabu tersebut.

 

Sumber : Polisi Ungkap Mata Rantai Kasus Penyelundupan Sabu 1 Ton Bos Besar Narkoba

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments