Tuesday, August 3, 2021
Home Nasional Program Nawacita Jokowi Nggak Populer?, Nasdem: Sangat Populer

Program Nawacita Jokowi Nggak Populer?, Nasdem: Sangat Populer

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memiliki menggaungkan program Nawacita. Namun, program itu nampaknya tak populer di masyarakat. Hal ini dirilis oleh Indo Barometer, hasil survei menyatakan program prioritas Jokowi, ‘Nawacita’, kurang populer.

Namun, partai pendukung Jokowi, NasDem, mengatakan, Jokowi bukanlah pemimpin yang menjaga citra melalui slogan.

“Presiden itu bukan tipe orang yang menjaga citra melalui slogan seperti Nawacita. Tapi Presiden orang yang bekerja yang fokus terhadap program. Sehingga, programnya yang banyak dikenal, bukan slogannya,” ujar Sekjen NasDem Johnny G Plate pada hari Rabu (23/5).

 

Johnny menjelaskan, meski terminologi Nawacita memang belum populer di masyarakat ia meyakini, program-program detail dari Nawacita sudah diketahui masyarakat.

–/bresk

“Kalau Nawacita itu yang diterjemahkan apakah pembangunan dari desa sudah berjalan? Apakah dana-dana dari APBN kebijakannya sudah didorong ke daerah lebih banyak? Apakah Infrastruktur sudah dibangun? Apakah sarana pendidikan sudah jadi? Apakah ada program kesehatan yang ditanggung dibiayai APBN,” jelas Johnny.

“Apakah ada program Indonesia pintar untuk pendidikan dan seterusnya program-program terkait dengan infrastruktur fisik pembangunan manusia, pendidikan, kesehatan maka itu pasti dijawab masyarakat ‘iya kami setuju itu’. Karena apa? Kesukaan terhadap Pak Jokowi-nya tinggi. Pemahaman terhadap program-program Pak Jokowi yang lebih detail itu jelas masyarakat merasakan langsung,” lanjutnya.

Kata Johnny, ketidakpopuleran program Nawacita, karena selama ini pemerintah kurang memperkenalkan kata ‘Nawacita’ ke masyarakat. Presiden, menteri, DPR/MPR, kepala daerah disebutnya jarang menggunakan kata Nawacita dalam pidatonya.

“Selama lima tahun ini berapa kali sih Bapak Presiden menyebutkan Nawacita? Karena Bapak Presiden bukan orang yang menonjolkan citra-citra dengan label-label dan diksi-diksi seperti itu. Tetapi itu adalah rangkuman program Bapak Presiden lebih detail lebih fokus yang diomongkan itu program-program yang dilaksanakan. Yang merupakan terjemahan dari Nawacita itu sendiri,” tuturnya.

“Jadi kalau ditanya memang terminologi Nawacita tidak populer bisa betul tetapi apakah program-program Pak Jokowi tidak populer? Tidak. Sangat populer,” lanjut Johnny.

Johnny pun meyakini bahwa rakyat telah puas dengan program-program yang merupakan bagian dari Nawacita itu sendiri. Ia juga yakin bahwa program detail Nawacita telah populer di masyarakat.

“Sangat populer itu dibuktikan dengan apa? Coba survei banyak yang suka nggak dengan program Pak Jokowi? Banyak 75 persen suka. Coba ditanya sama masyarakat jalan jembatan, irigasi, bandara, rumah sakit, terbangun nggak? Iya masyarakat bilang. Coba ditanya masyarakat di desa-desa kamu, ada nggak itu infrastruktur dasar desa? Iya sekarang. Dulu belum. Sekarang ada semua,” paparnya.

Indo Barometer merilis tingkat pengetahuan dan kepuasan publik terhadap program prioritas Joko Widodo (Jokowi) atau Nawacita. Hasilnya, mayoritas publik belum mengetahui program Nawacita Jokowi.

Survei dilakukan pada 15-22 April 2018 di 34 provinsi. Survei dilakukan kepada 1.200 responden dengan wawancara tatap muka menggunakan kuesioner. Survei dilakukan dengan menanyakan pertanyaan ‘Pemerintahan Jokowi-JK membuat program prioritas dengan nama nawacita?

Berikut ini hasil survei Indo Barometer tersebut:

Tingkat pengetahuan:
Pernah mendengar/mengetahui: 37,6%
Tidak pernah mendengar/mengetahui: 58,2%
Tidak menjawab: 4,2%

Tingkat kepuasan:
Cukup puas/sangat puas: 39,4%
Kurang puas/tidak puas sama sekali: 20,0%
Tidak tahu/tidak jawab: 40,6%

Sumber : Program Nawacita Jokowi Nggak Populer?, Nasdem: Sangat Populer
Program Nawacita Jokowi Nggak Populer?, Nasdem: Sangat Populer
Jitunews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments