Friday, July 30, 2021
Home Nasional Puluhan anak di Purwakarta terjangkit flu Singapura

Puluhan anak di Purwakarta terjangkit flu Singapura

Puluhan anak rata-rata berusia balita di Purwakarta, Jawa Barat diduga terjangkit virus flu Singapura. Salah satu daerah dengan jumlah terjangkit cukup banyak terdapat di Perumahan Gandasari, Desa Cigelam, Babakan Cikao, Purwakarta.

“Awalnya panas terus dibawa ke dokter, setelah dari dokter keluar bintik-bintik. Dokter sih bilangnya kena flu singapura,” kata Prihatin. Salah seorang warga yang anaknya terjangkit virus tersebut, Selasa (22/5).

Balita yang terserang virus Hand, Foot and Mouth Disease (HFMD) mengalami bintik merah di tubuhnya. Bintik merah yang mengandung cairan itu muncul lebih banyak di bagian tangan, kaki hingga mulut bayi.

“Anak di bawah tiga tahun banyak yang terserang, blok satu ada sekitar 20 anak yang mengalami gejala sama, bintik-bintik merah. Terus ada bintik di mulut, yang bikin anak susah makan dan minum. Jadinya rewel,” jelas Prihatin.

Penuturan yang sama juga disampaikan oleh warga lainnya Nita, jika gejala yang sama juga dialami anaknya. Bintik tersebut muncul setelah anaknya mengalami demam.

“Iya anak saya juga sama kena flu singapura. Gejalanya sama yaitu demam, habis demam sembuh langsung timbul bintik merah di kaki telapak kaki tangan mulut,” tutur Nita.

Para orang tua di perumahan tersebut khawatir jika virus tersebut akan terus mewabah sehingga jumlah penderita terus bertambah. Apalagi virus tersebut banyaj menyerang kalangan anak.

“Ya kita mah orang tua khawatirnya gitu. Makin banyak aja yang kena,” jelas Nita.

Selain itu, para orang tua menyesalkan Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta, yang dinilai lamban dalam mengantisipasi penyebaran virus. Apalagi kedatangan petugas dari kedinasan tersebut ke perumahan warga hanya bersifat pendataan serta tanpa solusi maupun memberikan obat-obatan.

“Kalau datang mah udah dua kali, tapi ya gitu cuma ngedata doang. Kalau buat solusi mah nggak ada,” tutup dia. [rnd]

Sumber : merdeka.com

Most Popular

Recent Comments