Friday, September 24, 2021
Home Jitu News Pupuk Subsidi Rawan Diselundupkan

Pupuk Subsidi Rawan Diselundupkan

Adanya disparitas harga yang tinggi antara pupuk subsidi dengan pupuk non subsidi malah membuat maraknya penyelundupan. Ujungnya petani kecil yang malah dirugikan lantaran sulit mendapatkan pupuk bersubsidi.

“Jadi banyak pupuk subsidi diselundupkan karena disparitas harga yang tinggi,” ujar Pengamat Pertanian dari IPB, Andreas Santoso, Saat berbincang dengan Jitunews.com, Selasa (3/4).

Andreas menjelaskan, disparitas antara pupuk subsidi dengan non subsidi bisa mencapai Rp 3.000 per Kg. Hal itu jelas membuat beberapa pihak mengambil keuntungan dengan melakukan penyelundupan.

 

Selain itu, di pihak petani kecil, Andreas menjelaskan bahwa petani saat musim tanam terkadang malah kesulitan mendapatkan pupuk. Para petani, kata Andreas, berharap agar pemerintah dapat memperoleh pupuk dengan mudah walaupun tanpa subsidi.

Padahal kata Andreas, sebenarnya pupuk subsidi tersebut diadakan untuk daerah-daerah yang sulit terjangkau.

“Pupuk subsidi ini didesain 30 tahun yang lalu untuk petani yang tak terjangkau. Hal itu dilakukan karena bila pupuk dilepas ke mekanisme pasar maka tidak akan ada pihak yang mau melakukan distribusi karena biaya yang mahal,” jelasnya.

Most Popular

Recent Comments