Sunday, April 18, 2021
Home DKI Jakarta Rakornas BPPT: Komitmen Ciptakan Lebih Banyak Teknologi Canggih di Masa Depan

Rakornas BPPT: Komitmen Ciptakan Lebih Banyak Teknologi Canggih di Masa Depan

Ket gbr: Kepala BPPT Hammam Riza dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Acara Rakornas BPPT di Istana Negara Jakarta, Senin (8/3). BPPT berkomitmen untuk mendorong Indonesia bisa menciptakan lebih banyak teknologi canggih di masa depan (Foto: Courtesy/Biro Setpres)

Harmoni Media – Kepala BPPT Hammam Riza, mengungkapkan pada tahun ini pihaknya fokus untuk mengembangkan berbagai teknologi, mulai dari teknologi kesehatan, khususnya untuk penanganan COVID-19, teknologi tepat guna pangan, serta teknologi pencegah stunting atau kerdil pada anak dan pertanian cerdas (smart farming).

Hal tersebut diungkapkan saat memberikan sambutan pada peresmian pembukaan Rapat Kerja Nasional Penguatan Ekosistem Inovasi Teknologi Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Tahun 2021 di Istana Negara Jakarta, Senin (8/3).

Sementara di bidang teknologi kebencanaan, lanjutnya, pihaknya juga sedang membangun infrastruktur sistem peringatan dini tsunami bersama Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta teknologi modifikasi cuaca yang bisa dimanfaatkan untuk pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan upaya redistribusi curah hujan untuk pencegahan bencana banjir.

“BPPT berperan dalam implementasi sistem pemerintahan berbasis elektronik serta melaksanakan big data untuk mendukung satu data Indonesia. Sejalan pula dengan revolusi 4.0 kami menginisasi strategi nasional AI untuk menjadi masukan bagi rancangan Perpres terkait dengan kolaborasi untuk inovasi kecerdasan artifisial,” ungkap Hammam.

Temuan dan Keberhasilan BPPT

Di hadapan Jokowi, Hammam juga memaparkan sejumlah keberhasilan BPPT, antara lain pembangunan pabrik pemurnian garam rakyat yang berkapasitas 40 ribu ton per tahun, pembangunan dan pengoperasian pembangkit listrik tenaga sampah dengan skala 100 ton per hari, serta membuat percontohan pengolahan emas bebas merkuri di pertambangan emas skala kecil.

“Berbagai bidang teknologi lainnya seperti di bidang energi baru terbarukan (EBT) menghasilkan pembangkit listrik tenaga panas bumi skala kecil, pembangkit listrik tenaga biogas dan biomassa. Serta mengejar inovasi di bidang green fuel,” paparnya.

BPPT pun telah mengembangkan teknologi untuk kendaraan bermotor listrik yang telah menghasilkan stasiun pengisi daya cepat (fast charging station) dan motor penggerak listrik. Untuk bidang teknologi kemaritiman, BPPT, ujarnya telah menghasilkan desain kapal pengawas yang telah dimanfaatkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

“Khususnya di bidang teknologi pertahanan dan keamanan (hankam) melalui ekosistem inovasi BPPT bersama konsorsium drone kombatan elang hitam sedang bekerja keras untuk siap terbang perdana pada tahun 2021 ini,” pungkasnya.

Red

Most Popular

Recent Comments