Monday, January 24, 2022
Home Travel Kuliner dan Wisata Rasakan Sensasi Pedas 'Terlambat' Khas Sambal Koja

Rasakan Sensasi Pedas ‘Terlambat’ Khas Sambal Koja

Sambal sudah menjadi penganan identik dengan Indonesia. Masyarakat dunia bahkan sudah akrab dengan istilah sambal ketika menyantap makanan Indonesia.

Sementara bagi orang Indonesia sendiri, kurang lengkap rasanya jika makan tanpa ditemani sambal. Ya, sambal memang sudah menjadi kekayaan kuliner Nusantara.

Sailendra Restaurant JW Marriot Hotel Jakarta mencoba menyajikan kekayaan kuliner tersebut. Salah satunya dengan menciptakan Sambal Koja, sambal yang diklaim pertama di Indonesia menggunakan bahan dasar daun koja.

Sambal ini merupakan hasil ekperimen dari Executive Sous Chef JW Marriott Hotel Jakarta, Heri Purnama. Dia mengatakan sambal buatannya tidak hanya cocok untuk pelengkap saat makan saja, namun juga bisa jadi bumbu masak.

“Ini pure sambal, tapi bisa digunakan untuk bumbu juga,” ujar Heri di JW Marriott Hotel, Jakarta, Kamis 6 September 2018.

Selain daun koja, sambal ini menggunakan cabe rawit yang tidak terlalu muda maupun tua. Ada juga daun melinjo dan terasi yang membuat rasanya semakin mantap.

“Ini ada antioksidannya juga dan bisa menurunkan kolesterol,” ucap Heri.

Sambal koja ini bisa bertahan selama tiga bulan jika disimpan di dalam freezer. Heri menegaskan, produknya sama sekali tidak mengandung bahan pengawet.

“(Pengawetnya alami), ada minyak, ada daun koja dan bawang putih,” kata dia.

Selain itu, Heri juga memamerkan kreasi masakan menggunakan bumbu sambal koja. Beberapa di antaranya seperti telur begana sambal koja, nasi goreng kambing sambal koja, sate sambal koja, tempe teri kacang sambal koja, ayam bakar sambal koja, bubur pedas sambal koja.

Menurut Heri, ada sensasi pedas berbeda yang ditawarkan sambal koja. Rasa pedas tidak akan muncul di awal, namun setelah sambal sudah habis di mulut.

“Iya memang, awalnya banyak yang bilang kok enggak pedas ya, tapi setelah dua tiga menit baru terasa pedasnya,” ucap Heri.

Sambal koja ini bisa dibeli dengan harga Rp50 ribu per botol. Bagi yang membeli lima botol sekaligus, bakal mendapat hadiah satu buku resep aneka masakan Sambal of Sailendra.

Untuk pemasaran, Sailendra Restaurant menjalin kerja sama dengan GrabFood serta beberapa situs e-commerce.

 

 

Sumber : Merdeka.com

Most Popular

Recent Comments