Monday, January 24, 2022
Home Nasional Laporan Khusus Rupiah melemah tipis ke level Rp 14.425 per USD

Rupiah melemah tipis ke level Rp 14.425 per USD

Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) bergerak melemah di perdagangan hari ini, Kamis (19/7). Rupiah tadi pagi dibuka di level Rp 14.415 per USD atau melemah tipis dibanding penutupan perdagangan kemarin di Rp 14.414 per USD.

Mengutip data Bloomberg, Rupiah masih melanjutkan pelemahan usai pembukaan. Tercatat, nilai tukar sempat menyentuh level Rp 14.425 per USD. Saat ini, Rupiah berada di Rp 14.422 per USD.

Bank Indonesia (Bi) menyatakan Rupiah masih memiliki peluang untuk menguat hingga akhir tahun ini. Hal tersebut akan didorong oleh keyakinan investor terhadap kestabilan nilai tukar.

Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara mengatakan ketika terjadi ketidakstabilan nilai tukar Rupiah pada periode April-Juni, investor menahan investasinya. Namun saat ini, investor kembali menanamkan modalnya yang menandakan kepercayaan terhadap Rupiah yang mulai stabil.

“Kan sudah kelihatan karena pada waktu periode goyang, investor berusaha menghindari untuk investasi. Kalau kita lihat sekarang sudah mulai inflows, berarti dia comfortable dengan yield surat utangnya, dengan melihat nilai Rupiahnya, dan dia lihat kalau dia masuk di level sekarang berarti dia ada ekspektasi ke depan Rupiah akan stabil atau bisa lebih kuat,” ujar dia di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (17/7).

Meski Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memproyeksikan nilai tukar berada di kisaran Rp 14.200 hingga akhir tahun, namun menurut Mirza yang terpenting adalah kestabilan Rupiah bisa terus terjaga. Hal ini yang sebenarnya dibutuhkan oleh para pelaku usaha sebagai penggerak roda ekonomi di dalam negeri.

“Yang pentingkan kurs stabil, kalau stabil sektor riil bisa membuat budget, membuat anggaran. Karena ini periode-periode sektor dunia usaha mulai bikin budget untuk 2019, sama dengan pemerintah. Kalau kurs stabil orang bisa bikin budget, meneruskan ekspansi,” kata dia. [idr]

 

 

Sumber : Merdeka.com

Most Popular

Recent Comments